Logo BeritaSatu

Soal Seberapa Efektif Obat Fomepizole, Ini Penjelasan Kemenkes

Selasa, 1 November 2022 | 22:42 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendatangkan mendatangkan obat antidotum atau penawar untuk gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak merek fomepizole.

Juru Bicara Kemenkes, dr M Syahril mengatakan, obat antidotum untuk GGAPA ini efektif ketika pasien masih stadium awal. Namun, kurang efektif untuk pasien stadium tiga.

Advertisement

Untuk itu, Syahril menuturkan, obat antidotum ini sebaiknya diberikan sejak gejala gangguan ginjal awal sebelum menjadi gagal ginjal.

“Apabila gangguan ginjal akut sudah stadium berat akan menjadi sulit. Apalagi dengan cuci darah dan ini juga menjadi kesulitan tersendiri bagi kita apabila dia sudah masuk stadium ketiga, jadi kata kuncinya adalah semakin cepat itu semakin baik,” kata Syahril dalam konferensi pers tentang: “Update Penanganan Gangguan Ginjal Akut (AKI)”, secara daring, Selasa (1/11/2022).

Syahril menambahkan, meski obat antidotum ini hanya efektif pada gejala awal, namun tanpa antidotum, maka proses kondisi pasien gangguan ginjal akut menurun sangat cepat hitungan hari, yakni tidak sampai 1 atau 2 minggu.

Untuk itu, Syahril berharap gejala gangguan ginjal akut ini dapat ditemui lebih awal. Dengan begitu, pasien lebih cepat ditangani dan mendapat obat antidotum.

Obat antidotum, kata Syahril untuk menetralisir racun atau tercemar zat kimia, sehingga tidak terbentuk kristal-kristal yang bisa menghancurkan ginjal. Dengan begitu, fungsi ginjal sebagai metabolisme tubuh tidak akan terganggu.

Berdasarkan data Kemenkes per Senin (31/10/2022), Kemenkes telah mendistribusikan obat fomepizole sebagai penawar GGAPA pada anak ke 17 rumah sakit.

Sebagaimana diketahui, Kemenkes telah menerima sebanyak 246 vial atau ampul obat fomepizole yang didatangkan dari Singapura, Australia, dan Jepang.

“Kita masih mempunyai stok 100 vial, apabila ada lagi pasien-pasien yang sedang dirawat yang membutuhkan obat fomepizole atau obat penawar tersebut,” ucapnya



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi: Tekanan Ekonomi Global ke Indonesia Sudah Reda

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kabarkan tekanan ekonomi global terhadap Indonesia sudah mereda.

NEWS | 1 Februari 2023

KPK Periksa Staf Hakim Agung Gazalba Saleh, Soal Tupoksi

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga staf hakim agung nonaktif Gazalba Saleh.

NEWS | 1 Februari 2023

Profil Sri Mulyani, Perempuan Penjaga Keuangan Negara

Inilah profil Sri Mulyani, perempuan tangguh yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia di Kabinet Indonesia Maju.

NEWS | 1 Februari 2023

Rangkaian Acara Puncak Peringatan 1 Abad NU Digelar 24 Jam Nonstop

Panitia Pelaksana Puncak Resepsi 1 Abad NU menyiapkan rangkaian acara Peringatan 1 Abad NU yang digelar 24 Jam nonstop.

NEWS | 1 Februari 2023

Kemenlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Bom di Masjid Pakistan

Ledakan di masjid, yang penuh dengan jemaah, itu terjadi di kawasan Police Lines dan menewaskan 100 orang, 97 di antaranya adalah polisi.

NEWS | 1 Februari 2023

Status Literasi Digital Masyarakat Indonesia Meningkat di Tahun 2022

Skor tersebut menunjukkan bahwa Literasi Digital masyarakat Indonesia berada pada kategori “sedang”.

NEWS | 1 Februari 2023

Reshuffle Rabu Pon? Jokowi Tertawa Lebar

Ditemani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jokowi menjawab soal reshuffle sambil tertawa lebar.

NEWS | 1 Februari 2023

Cekcok dengan Istri, Seorang Ayah di Temanggung Tega Cabuli Anaknya

Polres Temanggung, Jawa Tengah mengamankan seorang ayah pelaku pencabulan. Korban adalah anak kandung pelaku dan masih di bawah umur.

NEWS | 1 Februari 2023

Sumbar Uji Coba Pembatasan BBM Subsidi dengan QR Code

Provinsi Sumatera Barat mulai menerapkan program pembelian BBM subsidi tepat untuk bahan bakar solar bersubsidi dan Pertalite. P

NEWS | 1 Februari 2023

Permukiman dan Pertanian di Embaloh Hulu Terendam Banjir Hingga 1,5 M

Permukiman penduduk dan lahan pertanian di beberapa bagian wilayah Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terendam banjir.

NEWS | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Minyakita Langka di Gowa, Harganya Tembus Rp 18.000

Minyakita Langka di Gowa, Harganya Tembus Rp 18.000

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE