Logo BeritaSatu

Presiden Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Lima Tokoh

Jumat, 4 November 2022 | 15:08 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada peringatan Hari Pahlawan 10 November akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh yang terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kelima tokoh itu adalah Dr dr HR Soeharto dari Jawa Tengah, KGPAA Paku Alam VIII (Daerah Istimewa Yogyakarta), dr Raden Rubini Natawisastra (Kalimantan Barat), H Salahuddin bin Talabuddin (Maluku Utara), dan KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi, Jawa Barat.

Advertisement

"Hari ini, Bapak Presiden sesudah berdiskusi dengan kami, Dewan Gelar dan Tanda-Tanda Kehormatan, memutuskan tahun ini memberikan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh bangsa, yang telah ikut berjuang mendirikan negara Republik Indonesia melalui perjuangan kemerdekaan dan mengisinya dengan pembangunan sehingga kita eksis sampai sekarang sebagai negara yang berdaulat," kata Menko Polhukam Mahfud MD di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11/2022).

Mahfud selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan mengatakan, pemerintah akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh yang dipilih berdasarkan usulan masyarakat dan telah melalui sejumlah proses seleksi.

Disebutkan, gelar pahlawan nasional diberikan kepada almarhum Dr dr HR Soeharto dari Jawa Tengah yang telah berjuang bersama Presiden Soekarno memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan setelah kemerdekaan, almarhum Soeharto ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air.

"Ikut pembangunan department store syariah dan pembangunan Monumen Nasional serta Masjid Istiqlal dan pembangunan Rumah Sakit Jakarta serta salah seorang pendiri berdirinya IDI (Ikatan Dokter Indonesia)," kata Mahfud.

Kedua, pemerintah akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada almarhum KGPAA Paku Alam VIII yang merupakan Raja Paku Alam dari tahun 1937-1989. Beberapa jasa yang telah diberikan almarhum KGPAA Paku Alam VIII antara lain bersama Sultan Hamengkubuwono IX dari Keraton Yogyakarta mengintegrasikan diri pada awal kemerdekaan Republik Indonesia sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi utuh hingga saat ini.

"Sehari sesudah kemerdekaan beliau menyatakan bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemudian Yogyakarta menjadi ibu kota yang kedua dari Republik ketika terjadi agresi Belanda pada tahun 1946," jelas Mahfud.

Ketiga, gelar pahlawan nasional diberikan kepada almarhum dr. Raden Rubini Natawisastra, dari Kalimantan Barat. Menurut Mahfud, almarhum dr. Raden Rubini Natawisastra telah menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter keliling pada saat kemerdekaan. Bahkan, almarhum bersama istrinya dijatuhi hukuman mati oleh Jepang karena perjuangannya yang gigih untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Keempat, gelar pahlawan nasional diberikan kepada almarhum H. Salahuddin bin Talibuddin dari Maluku Utara. Selama 32 tahun, almarhum H. Salahuddin bin Talibuddin dinilai telah berjuang dan ikut membangun Indonesia berdasarkan Pancasila. "Beliau pernah dibuang ke Boven Digul tahun 1942 dan juga dibuang ke Sawahlunto tahun 1918-1923," ucap Mahfud.

Kelima, pemerintah akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada almarhum KH Ahmad Sanusi dari Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ia juga tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.

"Dari semula ada sisi kanan ingin menjadikan negara Islam, sisi kiri menjadikan negara sekuler, kemudian diambil jalan tengah lahirlah ideologi Pancasila sesudah menyetujui pencoretan tujuh kata di Piagam Jakarta," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Mahfud mengimbau kepada daerah-daerah yang merupakan asal dari para tokoh penerima gelar pahlawan nasional untuk mempersiapkan diri hadir pada peringatan Hari Pahlawan 10 November, yang rencananya akan digelar pada Senin, 7 November 2022 mendatang di Istana Negara Jakarta.

"Kami sarankan kepada daerah-daerah tadi yang sudah mempunyai usul-usul dan disetujui oleh pemerintah supaya segera menyiapkan diri untuk hadir dan melakukan penyambutan-penyambutan, baik upacara adat, upacara daerah, atau apapun yang bisa dilakukan untuk menyongsong anugerah ini," kata Mahfud.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pembakaran Al-Quran, Kedubes: Tindakan Islamofobia Ditolak Pemerintah Swedia

Kedubes Swedia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, tindakan Islamofobia yang dilakukan oleh ekstremis sayap kanan di Swedia sangat ditolak.

NEWS | 31 Januari 2023

Tidak Miliki Dasar Yuridis, Kubu Ferdy Sambo Minta Replik JPU Ditolak

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis meminta Majelis Hakim menolak replik Jaksa Penunut Umum (JPU), sebab uraian replik sama sekali tidak memiliki dasar yuridis.

NEWS | 31 Januari 2023

Jokowi Tak Undang Mentan Syahrul Limpo Saat Bahas Isu Pangan, Kenapa?

Presiden Jokowi tidak mengundang Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam rapat terkait isu pangan, Selasa (31/1/2023). Apakah hal ini menandakan adanya reshuffle

NEWS | 31 Januari 2023

Ini Alasan MK Tolak Pernikahan Beda Agama

MK menegaskan bahwa konstitusi mengatur mengenai administrasi dalam perkawinan. Sementara, sahnya pernikahan berdasarkan hukum masing-masing agama

NEWS | 31 Januari 2023

Pengacara Sindir Jaksa Soal Pleido Sambo Seribu Halaman Hanya Dibalas 19 Halaman

Pengacara Ferdy Sambo menyindir jaksa mengenai pledoi Ferdy Sambo yang berisi 1.178 halaman dan hanya ditanggapi sebanyak 19 halaman.

NEWS | 31 Januari 2023

Indonesia Kecam Pembakaran Al-Quran, Kemenlu Panggil Dubes Swedia

Pemerintah Indonesia mengecam keras pembakaran Al-Quran, dan Kemenlu telah memanggil Dubes Swedia Marina Berg.

NEWS | 31 Januari 2023

Tangkap Perampok Sadis di Lombok, Polisi Diteriaki Maling

Tim Puma Polres Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil membekuk satu dari dua komplotan perampok sadis di Kecamatan Sekotong.

NEWS | 31 Januari 2023

Kubu Ferdy Sambo Nilai Replik JPU Lahir dari Rasa Frustrasi hingga Halusinasi

Tim penasihat hukum Ferdy Sambo menilai bahwa replik yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) semata-mata lahir dari rasa frustrasi JPU.

NEWS | 31 Januari 2023

Selain Rasmus Paludan, Pemimpin Sayap Kanan Belanda Ini Juga Pembakar Al-Quran

Aksi bakar Al-Quran ternyata tak hanya dilakukan aktivis sayap kanan Swedia Rasmus Paludan.

NEWS | 31 Januari 2023

Kuasa Hukum Yakin Kuat Ma'ruf Akan Divonis Bebas

Irwan Irawan, kuasa hukum Kuat Ma'ruf meyakini kliennya akan divonis bebas oleh majelis hakim PN Jaksel atas perkara pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J.

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Minyakita Langka di Pasar Cibubur, Harganya Naik Rp 2.000

Minyakita Langka di Pasar Cibubur, Harganya Naik Rp 2.000

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE