Logo BeritaSatu

LPSK Beri Perlindungan terhadap 18 Saksi Tragedi Kanjuruhan

Sabtu, 5 November 2022 | 14:14 WIB
Oleh : CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan kepada 18 orang saksi terkait tragedi Kanjuruhan. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan perlindungan kepada korban dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing saksi.

“Sampai sekarang ada 18 orang yang dilindungi terdiri atas korban dan keluarga korban,” kata Hasto di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/11/2022).

Advertisement

Hasto mengatakan perlindungan yang diberikan untuk korban dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut bisa berupa pendampingan fisik atau prosedural. Pendampingan prosedural tersebut diberikan untuk saksi saat dimintai keterangan penyidik Polda Jawa Timur.

Menurutnya, perlindungan tersebut diberikan LPSK untuk para saksi guna menjaga korban atau keluarga korban dari upaya-upaya intimidasi. Perlindungan itu diberikan agar para saksi tidak mengalami tekanan dalam proses hukum yang saat ini berjalan.

“Kami menjaga untuk memberikan perlindungan kepada korban dan keluarga korban agar tidak terintimidasi dan terancam. Jika memerlukan perlindungan fisik, kita berikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, LPSK memberikan perlindungan melekat kepada salah satu keluarga korban, yakni Devi Athok. Devi Athok merupakan ayah dari dua orang korban meninggal dunia berinisial NBR (16) dan NDA (13) yang diautopsi pada Sabtu (5/11/2022).

Devi Athok sempat membatalkan tindakan autopsi kepada kedua anaknya. Saat itu, Polda Jawa Timur menyatakan pihak keluarga korban tidak menyetujui proses autopsi.

Diberitakan, pada Sabtu (1/10/2022), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Akibat kejadian itu, sebanyak 135 orang dilaporkan meninggal dunia akibat patah tulang, trauma di kepala, leher, dan asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Selain itu, dilaporkan ada ratusan orang mengalami luka ringan dan berat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Gangguan Ginjal Anak Muncul Lagi, Legislator Desak Pemerintah Tanggung Jawab

Legislator mendesak pemerintah bertanggung jawab atas kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak yang kembali muncul.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Akun Peramal Gempa Turki Mendadak Banyak Dipalsukan

Akun Twitter Frank Hoogerbeets, peneliti yang tepat meramal terjadinya gempa Turki belakangan banyak dipalsukan.

INTERNASIONAL | 9 Februari 2023

Verrell Bramasta Bakal Jadi Ketua Milenial PAN

Aktris Verrell Bramasta digadang-gadang bakal menjadi Ketua Milenial PAN atau Partai Amanat Nasional usai secara resmi menjadi kader PAN hari ini.

NASIONAL | 9 Februari 2023

KPK Klaim Tahu Banyak soal Aktivitas Tukang Cukur Lukas Enembe

KPK mengungkapkan tukang cukur Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe, Budi Hermawan alias Beni kerap berpergian ke Singapura atas arahan Lukas. 

NASIONAL | 9 Februari 2023

Tak Hanya Anak Muda, Penggemar Westlife dari Segala Usia

Westlife konser di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (9/2/2023). Tampak pengunjung yang datang dari beragam usia. Tidak saja muda, tetapi juga segala usia.

LIFESTYLE | 9 Februari 2023

KPK Bantah Kabar Lukas Enembe Telah Meninggal Dunia

KPK menegaskan bahwa kabar Lukas Enembe telah meninggal dunia adalah salah serta memastikan bahwa tersangka suap dan gratifikasi itu masih hidup.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Penegakan Hukum, KPK Sebut RUU Perampasan Aset Sangat Bagus

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai RUU Perampasan Aset sangat bagus dalam upaya penegakan hukum.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Firli Akui KPK Hadapi Kendala Besar dalam Menangani Kasus Lukas Enembe

Ketua KPK Firli Bahuri mengakui KPK menghadapi kendala besar dalam menangani kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe.

NEWS | 9 Februari 2023

Novel Baswedan Yakin Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, KPK: Jangan Berprasangka

KPK meminta publik, termasuk Novel Baswedan tidak berprasangka negatif soal perkembangan pengejaran terhadap Harun Masiku dan buronan lainnya. 

NASIONAL | 9 Februari 2023

Pakar Sebut Hal Ini Jadi Pemicu Kasus Gangguan Ginjal Anak

Kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak kembali muncul karena belum tuntas penyelidikan dan evaluasi pada kasus GGAPA.

NASIONAL | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Sugeng Guruh Gautama


# Disney PHK Karyawan


# Gempa Turki


# Ferdy Sambo


# Capres PDIP


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Gangguan Ginjal Anak Muncul Lagi, Legislator Desak Pemerintah Tanggung Jawab

Kasus Gangguan Ginjal Anak Muncul Lagi, Legislator Desak Pemerintah Tanggung Jawab

NASIONAL | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE