Logo BeritaSatu

5 Polisi Ditangkap Terkait Penganiayaan di RS Bandung Medan

Selasa, 8 November 2022 | 10:26 WIB
Oleh : Panji Satrio / FFS

Medan, Beritasatu.com - Lebih dari lima anggota polisi berpangkat Bripda yang bertugas di Dit Sabhara Polda Sumatera Utara, ditangkap Satreskrim Polrestabes Medan. Mereka ditangkap lantaran menjadi pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang perawat bernama Wanda dan seorang petugas sekuriti di Rumah Sakit Umum Bandung atau RS Bandung.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (6/11/2022) pagi. Saat itu beberapa orang yang merupakan anggota polisi menggunakan sepeda motor mendatangi RS Bandung yang berada di jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di rumah sakit, para pelaku langsung menganiaya Wanda dan petugas sekuriti yang saat itu berada di depan pintu utama RS Bandung.

Advertisement

Setelah pengeroyokan itu, sejumlah anggota polisi tersebut sempat membubarkan diri. Namun, 30 menit kemudian, mereka kembali mendatangi RS Bandung dan melakukan penghaniayaan. Warga kemudian melerai dan mencegah aksi kedua kalinya sejumlah anggota polisi itu.

Korban dan pihak rumah sakit telah melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke Mapolrestabes Medan. Mendapati laporan tersebut Satreskrim Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dengan memeriksa sejumlah rekaman CCTV. Tak butuh waktu lama, berbekal rekaman CCTV, petugas mengidentifikasi pelaku dan meringkus mereka yang merupakan anggota polisi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Hadi Wahyudi mengatakan, sebelum peristiwa penghaniayaan itu terjadi, anggota polisi berinisial T terlibat cekcok dengan seorang pria yang merupakan perawat dan sekuriti RS Bandung. Cekcok itu diduga menjadi awal mula terjadinya penganiayaan.

"Saat itu Bribda T bersama empat rekannya wanitanya terjadi kesalahpahaman atau terlibat cekcok dengan satu orang sekuriti dan satu orang perawat RS Bandung di sebuah hotel di Medan. Kemudian perawat dan petugas sekuriti kembali ke RS Bandung untuk bekerja kembali," kata Hadi kepada wartawan, Senin (7/11/2022).

Bripda T kemudian memanggil sejumlah rekannya. Mereka menggeruduk RS Bandung serta menganiaya Wanda dan petugas sekuriti tersebut.

"Sesampainya di rumah sakit Bandung oknum polisi tersebut langsung menganiaya perawat dan petugas sekuriti hingga mengalami luka-luka," tutur Hadi.

Hadi menambahkan, Satreskrim Polrestabes Medan sedang memeriksa lebih dari lima anggota Polda Sumut yang diduga terlibat dalam penyerangan dan penganiayaan di RS Bandung.

"Yang sudah dimintai keterangan ada lebih dari lima orang. Pimpinan juga tidak menoleransi sikap atau perilaku oknum polisi yang seperti ini akan ditindak tegas dan kita lihat nanti perkembangan pemeriksaan penyidik selanjutnya," tegas Hadi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Viral Balita Diikat dan Disekap Orang Tua Asuh di Timor Tengah Selatan NTT

Seorang balita berusia 2 tahun diikat dan disekap orang tua asuh di kamar di Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT. 

NEWS | 30 Januari 2023

Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, Bareskrim Sita Drum Cairan Kimia Ukuran 215 Kg

Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti terkait kasus gagal ginjal akut pada anak. 

NEWS | 30 Januari 2023

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Ungkap Modus yang Dilakukan Tersangka

Bareskrim Polri mengungkap modus yang dilakukan oleh tersangka perorangan kasus gagal ginjal akut.

NEWS | 30 Januari 2023

Target 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrem pada 2024 Dinilai Sangat Berat

Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 7% dan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada 2024 mendatang.

NEWS | 30 Januari 2023

Polisi Dalami Peran 7 Tersangka Perusakan Bus Persis Solo

Polisi mendalami peran tujuh tersangka yang mengadang dan melempari bus Persis Solo dengan batu. Ketujuh tersangka merupakan oknum suporter Persita Tangerang.

NEWS | 30 Januari 2023

Jantung dan Kanker Paling Banyak Kuras Kantong BPJS Kesehatan

Penyakit jantung menjadi yang paling besar menguras anggaran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

NEWS | 30 Januari 2023

Boris Johnson Ngaku Pernah Diancam Putin Mau Dirudal

Putin ternyata pernah mengancam Boris Johnson secara pribadi, akan mengirimkan rudal kepada mantan perdana menteri Inggris itu, menjelang invasi ke Ukraina.

NEWS | 30 Januari 2023

2 Hari Diguyur Hujan, 4 Desa di Sidoarjo Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari menyebabkan empat desa di Tanggulangin, Sidoarjo terendam banjir. 

NEWS | 30 Januari 2023

Cak Imin Usul Jabatan Gubernur Dihapus

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan agar jabatan gubernur di Indonesi untuk dihapus karena dinilai tidak fungsional.

NEWS | 30 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Bharada E

Jaksa penuntut umum meminta majelis hakim menolak pleidoi atau pembelaan dari Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dalam kasus Brigadir J.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Viral Balita Diikat dan Disekap Orang Tua Asuh di Timor Tengah Selatan NTT

Viral Balita Diikat dan Disekap Orang Tua Asuh di Timor Tengah Selatan NTT

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE