Logo BeritaSatu

Ukraina Komitmen Perluas Kerja Sama dengan ASEAN

Kamis, 10 November 2022 | 18:06 WIB
Oleh : LES

Phnom Penh, Beritasatu.com - Ukraina memastikan komitmen memperluas kerja sama dengan 10 negara Asia Tenggara dengan menandatangani instrumen aksesi Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara dalam KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11/2022).

Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/TAC) ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di sela-sela KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN di Phnom Penh, Kamboja.

Advertisement

Penandatanganan tersebut di bawah kepemimpinan Wakil Perdana Menteri Kamboja dan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh para Menteri Luar Negeri ASEAN lainnya serta Sekretaris Jenderal ASEAN.

Ukraina menjadi negara ke-50 yang menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN.

Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara pertama kali ditandatangani oleh anggota ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Filipina pada tahun 1976.

Negara mitra di luar ASEAN yang menandatangani TAC antara lain, Tiongkok, India, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Korea Selatan, Australia, Kanada, Selandia Baru, Jerman, Mesir, Peru dan Uni Eropa.

Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/TAC) adalah pakta kerja sama dan nonagresi antara negara-negara ASEAN dengan mitranya.

Tujuan dari perjanjian ini adalah untuk mempromosikan perdamaian, persahabatan, dan kerja sama di antara orang-orang Asia Tenggara yang akan berkontribusi pada kekuatan, solidaritas, dan hubungan yang lebih erat.

Dalam hubungan mereka satu sama lain, Para pihak negara anggota harus berpedoman pada prinsip-prinsip dasar antara lain saling menghormati kemerdekaan, kedaulatan, persamaan, keutuhan wilayah, dan identitas nasional semua bangsa.

Kemudian, hak setiap negara untuk mempertahankan pendirian nasionalnya yang terbebas dari campur tangan, penyerangan, atau paksaan dari pihak luar; saling tidak mencampuri urusan rumah tangga negara satu sama lain; penyelesaian perbedaan atau perselisihan dengan cara damai; penolakan terhadap ancaman atau penggunaan kekerasan, dan kerja sama yang efektif di antara mereka sendiri.

Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen mengucapkan selamat kepada Ukraina atas aksesi pada Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC).

Ia menegaskan kembali bahwa Kamboja akan terus bekerja sama dengan ASEAN atas permintaan Ukraina untuk menjadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas posisi tegas Kamboja dalam perang di Ukraina.

Ia mengatakan bahwa Ukraina memiliki niat yang kuat untuk menjadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Targetkan Masjid Agung Jawa Tengah Rampung Akhir 2023

Ganjar Pranowo mengatakan, Masjid Agung Jawa Tengah atau MAJT di Magelang yang dimulai pembangunanya hari ini diharapkan rampung akhir 2023.

NEWS | 31 Januari 2023

Jokowi Berikan Kebebasan Kaesang Bila Ingin Maju ke Dunia Politik

Keinginan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep untuk terjun ke dunia politik mendapat restu dari ayahnya.

NEWS | 31 Januari 2023

Kisah Bocah Perempuan 11 Tahun Lolos dari Penculikan di Semarang

Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun lolos dari upaya penculikan dua orang tak dikenal seusai berbelanja di sebuah warung kelontong di Semarang,

NEWS | 31 Januari 2023

Data Pangan Sering Berbeda, Jokowi: Di Era Digital Harusnya Tidak Terjadi

Presiden RI Joko Widodo menyoroti masalah data produksi dan stok pangan yang kerap berbeda antara kementerian atau lembaga terkait.

NEWS | 31 Januari 2023

Presidensi G20 Indonesia Sukses, Jokowi: Modalnya Membangun Trust

Indonesia pada 2022 telah sukses memegang Presidensi Group of 20 (G20), forum kerja sama 20 ekonomi utama dunia.

NEWS | 31 Januari 2023

Turunnya Nilai Manfaat Dana Haji, Penyebab Biaya Haji Naik

Pakar kebijakan publik UPN Veteran, Achmad Nur Hidayat mengatakan, rencana kenaikan biaya haji dipicu turunnya nilai manfaat dana haji yang semakin kecil.

NEWS | 31 Januari 2023

Jadi Ketua ASEAN 2023, Jokowi: Ini Fokus Indonesia

Indonesia kembali menjadi ketua ASEAN tahun 2023 di tengah rivalitas antarnegara yang semakin tajam. Presiden Jokowi menegaskan, dalam kepemimpinan di ASEAN

NEWS | 31 Januari 2023

Keluarga Ungkap Sosok Selvi, Mahasiswi Korban Tabrak Lari di Cianjur

Eva Patimah, bibi mahasiswi Cianjur Selvi Amelia Nuraini, mengungkap sosok ponakannya yang menjadi korban tabrak lari di Cianjur

NEWS | 31 Januari 2023

Minyakita Langka di Rangkasbitung, Harga Naik Rp 1.000

Minyak goreng Minyakita sudah tidak lagi ditemukan di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

NEWS | 31 Januari 2023

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkoba dari Malaysia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) atas nama Akbar Antoni (AA) dari Malaysia

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sri Mulyani: Modal Asing Masuk Pasar SBN Rp 48,53 Triliun

Sri Mulyani: Modal Asing Masuk Pasar SBN Rp 48,53 Triliun

EKONOMI | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE