Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Tragedi Kanjuruhan, Publik Minta Polisi Tak Ragu Jerat Iwan Bule

Minggu, 13 November 2022 | 15:16 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS
Mochamad Iriawan.

Jakarta, Beritasatu.com – Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan adanya pendapat mayoritas publik yang meminta kepolisian tidak ragu menetapkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai tersangka atas terjadinya tragedi Kanjuruhan. Publik meminta polisi menjadikan Iwan Bule sebagai tersangka jika ditemukan fakta dan bukti cukup.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan rilis survei bertajuk Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI. Rilis survei disampaikan secara daring lewat akun Youtube Indikator Politik Indonesia, Minggu (13/11/2022).

Mulanya, para responden ditanya soal setuju atau tidaknya mereka atas pendapat bahwa kepolisian tidak perlu ragu menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka. Disebutkan, ada 55,5% responden setuju dan 19% yang kurang atau tidak setuju dengan pendapat tersebut. Sedangkan 25,5% responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

“Yang setuju dengan pernyataan tersebut (polisi tidak perlu ragu menetapkan Iwan Bule tersangka) itu 55,5%,” tutur Burhanuddin.

Sebagai informasi, sebelumnya enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

"Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat ini enam tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Malang, Kamis (6/10/2022).

Dikatakan Sigit, keenam tersangka tersebut yaitu Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita; ketua pelaksana pertandingan, Abdul Haris, security officer, Suko Sutrisno; Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto; anggota Brimob Polda Jawa Timur dengan inisial Hasdarman; dan Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi.

Dalam survei ini juga, para responden ditanya soal salah satu rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Kanjuruhan yang meminta Iwan Bule dan jajarannya mundur dari PSSI. Mereka ditanya soal setuju atau tidak atas rekomendasi tersebut.

Disebutkan ada 54,6% responden setuju dan 5,6% sangat setuju terhadap rekomendasi TGIPF itu.

“Jadi 60,2% mengatakan setuju dengan rekomendasi TGIPF agar Ketua Umum PSSI dan seluruh jajarannya mengundurkan diri,” tutur Burhanuddin.

Sementara itu, ada 12,8% responden menyatakan kurang setuju dan 5,5% tidak setuju sama sekali atas rekomendasi TGIPF itu. Sedangkan 21,4% responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab atas pertanyaan tersebut.

Diketahui, populasi survei kali ini yakni seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih, yakni berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Survei dilangsungkan pada 30 Oktober 2022 sampai 5 November 2022.

Penarikan sampel memakai metode multistage random sampling. Sampel dalam survei ini sebanyak 1.220 orang yang berasal dari seluruh provinsi. Margin of error survei ini sekitar plus minus 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Responden dalam survei ini ditanya oleh pewawancara terlatih.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI