Logo BeritaSatu

Sejumlah Pasal di RUU KUHP Bisa Menjerat Pers

Senin, 14 November 2022 | 20:53 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pers periode 2010-2013 dan 2013-2016 Bagir Manan mengungkapkan sejumlah pasal dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) bisa menjerat pers. Hal ini diungkapkan Bagir Manan saat meluncurkan buku Problematika Pers dan Kualitas Demokrasi: dari Konstitusi, UU ITE sampai RUU KUHP, di Kantor Dewan Pers Jakarta, Senin (14/11/2022)

"Ini aneh karena dalam negara demokrasi, kebebasan pers harusnya dijunjung tinggi tetapi tetap bertanggung jawab. Kebebasan pers sangat diperlukan sebagai panduan demokrasi di negara hukum," kata Bagir Manan.

Advertisement

RUU KUHP dketahui dipersoalkan berbagai lembaga dan komunitas pers. Beberapa ketentuan yang dipermasalahkan di antaranya terkait pencemaran nama baik, kelengkapan berita, serta penghinaan terhadap kepala negara dan perangkat pemerintah.

"Soal kebebasan pers, setelah coba teliti, saya cukup terkejut kok banyak betul Rancangan KUHP ini yang dibuat dalam negara merdeka ini yang justru bisa menjerat pers," urai mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) ini.

Menurutnya, pers bebas harus tetap menjadi panduan demokrasi dan negara hukum. Prinsip kebebasan pers itu tetap dijunjung tinggi tanpa mengurangi tanggung jawab pers.

Ia menegaskan, kebebasan pers dibutuhkan untuk mewujudkan kehidupan intelektual di tengah masyarakat. Menurutnya, hal ini akan menentukan masa depan bangsa. Dicontohan, kemajuan sejumlah negara di Eropa dan Amerika dipengaruhi peran kaum intelektualnya.

Apalagi, saat ini kehidupan intelektual di Indonesia seolah mandek. Untuk itu, jurnalisme menjadi salah satu penggerak menghadirkan dialog intelektual tersebut.

“Maka dari itu, saya mohon Dewan Pers dan lembaga pers menghidupkan kegiatan intelektual. Pers tetap menjadi panduan kehidupan intelektual masyarakat,” urai Bagir Manan.

Ia menjelaskan, upaya mewujudkan kesadaran intelektual harus disertai dengan keberanian. Dicontohkan, tokoh pers nasional, Mochtar Lubis, yang dipenjara dan surat kabarnya diberedel saat Orde Lama dan Orde Baru.

“Beliau dipenjara tanpa diadili. Tanpa mengurangi bentuk keberanian lain, beginilah seharusnya pers. Mari hidupkan kehidupan intelektual dan keberanian menegakkan prinsip itu agar demokrasi dapat mewujudkan kesejahteraan,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Akan Keliling Jateng Tampung Usulan Masyarakat

Ganjar Pranowo akan keliling enam eks kerasidenan di Jateng untuk menampung usulan masyarakat secara detail.

NEWS | 4 Februari 2023

Kuasa Hukum Tetap Yakin Sugeng Bukan Penabrak Mahasiswi di Cianjur

Yunyun Taraga, kuasa hukum Sugeng Guruh Gautama, tersangka kasus tabrak lari mahasiswi di Cianjur Selvi Amelia Nuraini, tetap yakin kliennya tidak bersalah.

NEWS | 4 Februari 2023

Suami Kapak Istri Gara Gara Sering Main Handphone

Seorang suami berinisial SRN (42), tega menganiaya dan kapak istrinya berinisial NH (33). Itu gara gara korban sering kepergok main handphone.

NEWS | 3 Februari 2023

Kementerian Perhubungan Bakal Bangun Dry Port di Bener Meriah

Kementerian Perhubungan menyatakan bakal membangun dry port di Kabupaten Bener Meriah, Aceh guna mendekatkan proses ekspor kepada pelaku usaha.

NEWS | 4 Februari 2023

99% Penduduk Punya Antibodi, Vaksinasi Covid-19 Tetap Penting

Vaksinasi Covid-19 booster kedua tetap penting dipenuhi, meski 99 persen penduduk telah memiliki kadar kekebalan tubuh terhadap risiko infeksi SARS-CoV-2.

NEWS | 4 Februari 2023

Geram, Warga Bogor Bubarkan Tawuran Pelajar yang Terjadi Tiap Jumat

Warga geram karena tawuran pelajar bandel seringkali terulang, khususnya tiap Jumat seusai bubaran sekolah.

NEWS | 3 Februari 2023

Bawa Sabu 1,9 Kilogram, Dua Kurir Narkoba Dibekuk Polisi

Dua orang kurir narkoba dibekuk lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,9 kilogram, yang disembunyikan di dalam kamar hotel.

NEWS | 3 Februari 2023

Mobil Pengiring Pengantin Terguling di Jombang, Belasan Penumpang Luka-luka

Sebuah mobil pengiring pengantin terguling di Jombang. Dalam kecelakaan tunggal itu, belasan penumpang mengalami luka-luka.

NEWS | 3 Februari 2023

BMKG: Waspadai Peluang Gelombang Tinggi, 4-5 Februari 2023

Masyarakat pesisir diminta untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga enam meter di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 4-5 Februari 2023.

NEWS | 4 Februari 2023

Kasus Asusila dan Pornografi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Ratusan Barang Bukti

Polri menangkap enam orang tersangka terkait dengan kasus asusila dan pornografi online jaringan internasional. Polri juga menyita ratusan barang bukti.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BMKG: Waspadai Peluang Gelombang Tinggi, 4-5 Februari 2023

BMKG: Waspadai Peluang Gelombang Tinggi, 4-5 Februari 2023

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE