Indeks Kesehatan-aktualitas
Tanggal:    
Rabu, 20 Mei 2020 | 07:15 WIB

50 Hari Lockdown dan 30 Hari Relaksasi Dianggap Solusi Terbaik Lawan Covid-19

Lockdown selama 50 hari, diikuti dengan pelonggaran pembatasan selama 30 hari bisa menjadi strategi yang efektif tanpa mengorbankan ekonomi.

Selasa, 19 Mei 2020 | 23:39 WIB

Soal Kualitas Layanan Kesehatan, Dekan FKUI: Indonesia Tak Kalah dari Negara Lain

Bahkan menurutnya, sejumlah penanganan medis di Indonesia jauh lebih banyak dari negara tetangga, seperti Singapura.

Selasa, 19 Mei 2020 | 21:47 WIB

Cari Solusi Terbaik Pembiayaan JKN-KIS Setelah Lebaran

Selain aspek iuran program JKN-KIS, ada berbagai aspek yang perlu dipahami masyarakat secara utuh,

Selasa, 19 Mei 2020 | 21:41 WIB

DJSN: Kenaikan Iuran BPJS Masih Terjangkau oleh Peserta

Tidak terdapat perbedaan manfaat pelayanan medis yang diperoleh peserta. Perbedaan hanya terletak pada akomodasi rawat inapnya saja.

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:27 WIB

IDI: Kapasitas Rumah Sakit Indonesia Siap Tangani Pasien Covid-19

Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih menyebutkan, Indonesia memiliki jumlah rumah sakit dengan fasilitas memadai untuk menangani berbagai penyakit.

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:00 WIB

Patuhi Protokol Kesehatan, Jalan Terbaik Lawan Pandemi Covid-19

Masyarakat harus mulai membiasakan diri untuk dapat menjaga jarak fisik dan menggunakan masker kain pada saat kontak dengan orang lain.

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:31 WIB

Ronaldo Kembali Jalani Latihan di Juventus

Para pemain Juventus sudah kembali ke latihan individu pada 4 Mei, hari dimana Ronaldo kembali ke Italia setelah "terkunci" di negara asalnya Portugal.

Selasa, 19 Mei 2020 | 17:46 WIB

Gugus Tugas: Normal Baru Adalah Produktif dengan Jalani Protokol Kesehatan

Melakukan berbagai kegiatan produktif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan agar aman dari infeksi Covid-19 adalah normal yang baru yang harus dijalani.

Selasa, 19 Mei 2020 | 17:36 WIB

Rapid Test Massal di Depok, 23 Orang Reaktif

Dinkes Depok menggebar pelaksanaan Rapid tes massal di pasar tradisional dan pasar swalayan.

Selasa, 19 Mei 2020 | 17:22 WIB

Soal Penghitungan Jumlah ODP dan PDP, Ini Penjelasannya

Sebelumnya, angka ODP dan PDP yang disampaikan lebih besar karena angka kumulatif, artinya yang sudah selesai diawasi dan diperiksa pun masih dimasukkan.