Indeks Timur-tengah
Tanggal:    
Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:58 WIB

Erdogan: Tim Saudi Tiba Sehari Sebelum Khashoggi Dibunuh

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan, Selasa (23/10), tim agen intelijen Saudi sudah mulai tiba di Turki satu hari sebelum wartawan Jamal Khashoggi terbunuh

Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:09 WIB

Saudi Utus Menlu Jubeir Redam Kasus Khashoggi

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menjadi "pemadam kebakaran" bagi Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang dikecam internasional atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Selasa, 23 Oktober 2018 | 08:48 WIB

Pejabat Saudi Masih Berkelit dari Pembunuhan Khashoggi

Pejabat Arab Saudi mencoba berkelit dalam kasus pembunuhan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi.

Senin, 22 Oktober 2018 | 20:27 WIB

Jokowi Minta Saudi Serius Usut Kematian Khashoggi

Retno mengatakan, Menlu Arab Saudi itu telah menjelaskan soal kematian Khashoggi kepada pemerintah.

Senin, 22 Oktober 2018 | 03:24 WIB

Kematian Khashoggi dan Narasi Saudi

Saudi akui pembunuhan Khashoggi di konsulat Istanbul, tetapi mengklaim tidak tahu di mana jasadnya.

Minggu, 21 Oktober 2018 | 23:01 WIB

Yordania Ambil Lagi Dua Wilayah yang Disewa Israel

"Baqura dan Ghumar adalah tanah milik Yordania dan akan tetap menjadi milik Yordania."

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 19:10 WIB

Turki Bakal Ungkap Semua Fakta Pembunuhan Khashoggi

Jumat kemarin, Saudi mengatakan bahwa Khashoggi tewas dalam "baku hantam".

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 09:56 WIB

Arab Saudi Akui Khashoggi Terbunuh

Setelah 18 hari, pada Sabtu (20/10), Arab Saudi akhirnya mengakui jurnalis Jamal Khashoggi telah tewas terbunuh.

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 09:21 WIB

Soal Pembunuhan Khashoggi, Saudi Salahkan Pejabat Intel

[ISTANBUL] Sedikit demi sedikit fakta-fakta pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi mulai terungkap. Para penguasa Arab Saudi telah menyalahkan pejabat intelijen atas yang dekat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas dugaan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:26 WIB

Milisi ISIS Sandera 700 Orang di Suriah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Kamis (18/10), milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) telah menyekap hampir 700 sandera.