ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Musim Haji, Kerajinan Sarung Tenun Goyor Jombang Banjir Pesanan

Penulis: Didik Fibrianto | Editor: JAS
Jumat, 9 Juni 2023 | 17:03 WIB
Perajin tengah menenun sarung goyor di Desa Plumbongambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Perajin tengah menenun sarung goyor di Desa Plumbongambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. (Beritasatu.com / Didik Fibrianto)

Jombang, Beritasatu.com - Musim haji membawa berkah tersendiri bagi perajin, salah satunya adalah sarung. Kerajinan sarung tenun goyor yang dibuat oleh Sugeng Riyadi, warga Desa Plumbongambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang banjir pesanan. Sarung tenun yang dibuat secara tradisional tersebut banyak diminati masyarakat untuk kebutuhan oleh-oleh haji.

Sugeng Riyadi mengatakan, musim haji ini ada kenaikan pembuatan sarung goyor hingga 30 persen. Jika sebelumnya dalam seminggu bisa menjual hingga 40 sarung, kini meningkat menjadi sekitar 60 sarung.

"Alhamdulillah untuk musim haji ini kita bertambah pesanannya. Ini pesanan cukup banyak, ada sekitar 30 persen naiknya. Pesanan untuk oleh-oleh haji," katanya kepada wartawan, Jumat (9/6/2023).

Menurut Sugeng, pesanan itu dimungkinkan untuk keluarga dekat atau kolega dekat. Kualitas sarung yang dibuatnya premium sehingga calon haji memilih produk yang bagus untuk oleh-oleh.

ADVERTISEMENT

Sugeng mengaku usaha membuat sarung goyor ini sudah ditekuni sejak 10 tahun lalu dan terus berkembang hingga sekarang. "Saya merintis sudah hampir 10 tahunan," ucapnya.

Sarung goyor tersebut dibuat secara tradisional dengan menggunakan alat tenun manual tenaga manusia. Benang yang dipilih pun juga kualitasnya bagus, sehingga menghasilkan sarung yang kualitasnya juga istimewa. Kainnya dingin sehingga nyaman saat dipakai beraktivitas.

Sugeng Riyadi, warga Desa Plumbongambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, tengah melipat sarung goyor produknya. 
Sugeng Riyadi, warga Desa Plumbongambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, tengah melipat sarung goyor produknya. 

Untuk membuat sarung goyor ini, awalnya benang dipilin dengan diberi motif dan dibuat dengan alat tenun. Alat tenun itu dijalankan pelan-pelan hingga membentuk motif yang diinginkan, dan menjadi sarung goyor.

Hasil kerajinan sarung yang dibuat dijual dengan harga yang mahal, mulai dari Rp 250.000 per sarung hingga Rp 550.000 per sarung. Selain pengerjaan manual, bahannya yang istimewa membuat harga sarung ini juga premium.

"Yang lokal ini, satu sarung antara Rp 250.000 sampai Rp 550.000, ini karena premium jadi harganya tinggi," pungkasnya.

Sugeng menamakan produk sarungnya dengan label tebuireng. Sarung yang dibuatnya juga sudah banyak dikenal, yang terbukti dengan produk yang terjual cukup laris. Dia mengaku sejak dirinya menekuni sarung tenun pesanan sarung, selain dari warga lokal, dirinya juga mengirim sarung ke sejumlah daerah di Indonesia dan ekspor luar negeri.

"Kita kirimnya ke sejumlah daerah dan negara. Paling banyak permintaan dari Timur Tengah," ujarnya.



Bagikan

BERITA TERKAIT

Operasional Haji Berakhir, Update Jemaah Sakit di Saudi Bisa Kontak Nomor Ini

Operasional Haji Berakhir, Update Jemaah Sakit di Saudi Bisa Kontak Nomor Ini

NASIONAL
Jemaah Haji Wafat Terbanyak pada 2023, Menag Minta Syarat Kesehatan Diutamakan

Jemaah Haji Wafat Terbanyak pada 2023, Menag Minta Syarat Kesehatan Diutamakan

NASIONAL
Haji 2023 Ditutup, Satu Jemaah Hilang dan 77 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi

Haji 2023 Ditutup, Satu Jemaah Hilang dan 77 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi

NASIONAL
Evaluasi Ibadah Haji 2023, Kemenag Sebut Adanya Kekurangan Pelayanan Masyarikh

Evaluasi Ibadah Haji 2023, Kemenag Sebut Adanya Kekurangan Pelayanan Masyarikh

NASIONAL
Operasional Haji 2023 Berakhir, Kloter 88 Surabaya Jadi Pamungkas

Operasional Haji 2023 Berakhir, Kloter 88 Surabaya Jadi Pamungkas

NASIONAL
Tiba di Debarkasi Surabaya, Jemaah Haji Asal NTT Bergaya Ala Ratu dan Sultan

Tiba di Debarkasi Surabaya, Jemaah Haji Asal NTT Bergaya Ala Ratu dan Sultan

NUSANTARA

BERITA TERKINI

TNBTS Rugi Rp 5,4 Miliar Gara-gara Kebakaran Dipicu Prewedding

NUSANTARA 30 menit yang lalu
1068217

SMRC Sebut Massa 212 Dukung Prabowo, Gerindra: Kami Bersyukur

BERSATU KAWAL PEMILU 44 menit yang lalu
1068216

Atasi Kekeringan, BI Bangun Pompa Hidram di Bima

NUSANTARA 1 jam yang lalu
1068215

Kemarau, Ratusan ASN Subang Salat Istisqa

NUSANTARA 1 jam yang lalu
1068214

Kampung Lukis Ruslan, Destinasi Wisata Edukasi Seni yang Diresmikan Bupati Kediri

NUSANTARA 1 jam yang lalu
1068213

Bioskop BTV Selamanya Tayang Akhir Pekan Ini!

LIFESTYLE 2 jam yang lalu
1068212

Saksikan Bioskop Spesial BTV 5 Cowok Jagoan: Rise of The Zombies Sabtu Ini

LIFESTYLE 2 jam yang lalu
1068211

Indonesia vs Korut Digelar Minggu, Ini Hasil dan Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2023

SPORT 2 jam yang lalu
1068210

PSI Butuh Kaesang dan Jokowi untuk Dongkrak Elektabilitas

BERSATU KAWAL PEMILU 2 jam yang lalu
1068209

Populer di Era 2006, Ini Lirik Lagu Terekam (Tak Pernah Mati) dari The Upstairs

LIFESTYLE 2 jam yang lalu
1068182
Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT