BNI & Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan E-Samsat

BNI & Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan E-Samsat
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) Achmad Baiquni ( Foto: Beritasatu Photo / Uthan A Rachim )
Agustiyanti / FMB Kamis, 28 April 2016 | 19:37 WIB

Bandung -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan tim Pembina Samsat yang terdiri dari Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat, Polda Jabar, dan PT Jasa Raharja mengembangkan elektronik Samsat (e-Samsat).

E-Samsat merupakan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jawa Barat melalui ATM atau dengan nama lain BNI e-Samsat Jabar.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menuturkan layanan BNI e-Samsat JABAR ini diharapkan akan memudahkan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Saat ini, sebanyak 1,7 juta nasabah BNI di Jawa Barat berpotensi memanfaatkan layanan tersebut. BNI pun telah menyiapkan 1,338 ATM di Wilayah Jawa Barat dan 14,639 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Dengan e-samsat ini, yang utama adalah kami memberikan kemudahan kepada nasabah. Saat ini, jumlah nasabah BNI 1,7 juta, sedangkan jumlah kendaraan di Jawa Barat sebanyak 14,7 juta. Paling tidak kami bisa melayani 10% dari total kendaraan," ujar Baiquni usai peluncuran BNI e-Samsat Jabar dilaksanakan di Bandung, Kamis (28/4).

Peluncuran e-samsat tersebut juga disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat Achmad Heriawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Jodie Rooseto, dan Pemimpin Cabang PT Jasa Raharja Jawa Barat Delya Indra.

Selain meningkatkan layanan, menurut Baiquni transaksi pembayaran ini juga memiliki potensi bisnis yang cukup menjanjikan dan menjadi langkah perseroan guna ikut mendorong fee based income yang ditargetkan dapat tumbuh sekitar 15% (yoy). Disisi lain, dengan kemudahan pembayaran pajak tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga diharapkan dapat memperoleh peningkatan pendapatan daerah Jawa Barat.

Dengan melalui proses register dan identifikasi mempergunakan NIK antara database POLDA JABAR dan data customer di BNI, proses pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat dilakukan pada seluruh ATM BNI dimana struk ATM BNI dapat menjadi bukti yang sah pembayaran Pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat. Layanan ini ditawarkan sebagai solusi atas Proses pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang saat ini masih mewajibkan pembayarnya datang ke kantor samsat sesuai dengan area terdaftarnya kendaraan tersebut.

Layanan BNI e-Samsat JABAR ini dapat dimanfaatkan dengan berbagai syarat yang perlu dipenuhi antara lain adalah Wajib Pajak merupakan pemilik kendaraan yang sesuai dengan data yang ada dalam server samsat Dispenda Jabar, Kendaraan tidak dalam status blokir Ranmor/ blokir data kepemilikan, Wajib Pajak memiliki telpon dan nomor seluler yang aktif, dan Wajib Pajak Memiliki Nomor Rekening Tabungan dan Kartu ATM di BNI dengan identitas yang sama dengan data kendaraan dimaksud.

Kendaraan yang bisa melakukan daftar ulang adalah milik Wajib Pajak yang NIK/No. KTP-nya telah sesuai (sama) dengan yang terdaftar di server samsat serta di rekening BNI. BNI e-Samsat JABAR ini hanya berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang 1 tahun dan tidak berlaku pembayaran pajak kendaraan yang bersamaan ganti STNK 5 tahun. Syarat lainnya adalah masa berlaku pajak yang bisa dibayar kurang dari 6 bulan dari masa jatuh tempo. Wajib pajak adalah perseorangan (bukan badan usaha/yayasan /badan sosial).

Sumber: Investor Daily