Pembangunan LRT Kurang Efisien Karena Terlalu Mahal

Pembangunan LRT Kurang Efisien Karena Terlalu Mahal
Wapres Jusuf Kalla mengatakan pembangunan LRT kurang efisien. Sebab berbiaya terlalu mahal mencapai Rp 500 miliar per kilo meter.
Ahmad Salman / AIS Jumat, 11 Januari 2019 | 22:22 WIB

Jakarta - Pembangunan light rail transit (LRT) kurang efisien. Sebab berbiaya terlalu mahal mencapai Rp 500 miliar per kilo meter.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (11/1).

Menurut JK inefisiensi pertama bisa dilihat dari keputusan pembangunan rel secara melayang. Padahal harga tanah yang tak terlalu mahal di perbatasan Jakarta dan wilayah-wilayah di luar Jakarta bisa membuat pembangunan rel reguler dilakukan dengan lebih murah.

Inefisiensi kedua, pembangunan rel tepat di samping jalan tol Jakarta-Cikampek. Infrastruktur kereta ringan biasanya dibangun di lokasi berbeda dengan infrastruktur perhubungan yang sudah ada.



Sumber: BeritaSatu TV