Penganiayaan Jadi Pemicu Kerusuhan di Lapas Narkotika Langkat

Penganiayaan Jadi Pemicu Kerusuhan di Lapas Narkotika Langkat
Ilustrasi tahanan kabur ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / FER Kamis, 16 Mei 2019 | 20:25 WIB

Langkat, Beritasatu.com - Kasus kerusuhan di Lapas Narkotika di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, ternyata memiliki motif yang memancing luapan emosional. Latar belakang kejadian ini karena rekannya dianiaya oleh petugas lapas secara beringas.

Baca Juga: Polres Binjai Ikut Kejar Tahanan Kabur

"Rekan kami yang dianiaya sampai terberak-berak itu bernama Ajo. Petugas lapas yang melakukan penganiayaan berinisial AT. Sudah minta ampun pum masih dipukuli terus," ujar seorang napi di Lapas Narkotika Hinai, Langkat, Farid Maulana, Kamis (16/5/2019).

Farid mengatakan, kerusuhan ini merupakan puncak dari kemarahan ribuan napi yang menjalani hukuman. Selama ini, banyak keluhan yang dirasakan tahanan, termasuk menyangkut makanan maupun persoalan lainnya.

Baca Juga: Rusuh di Lapas Langkat, Ratusan Tahanan Kabur

"Ini merupakan akumulasi dari banyaknya persoalan yang dikeluhkan semua tahanan. Mereka melampiaskan kemarahan ketika melihat Ajo dipukuli terus-menerus. Wajahnya sampai bonyok-bonyok. Sudah minta ampun pun masih dipukuli," ungkap Farid.

Melihat kejadian itu, sambung Farid, tahanan lain pun tidak dapat menahan diri. Mereka langsung mengamuk dengan memecahkan kaca jendela gedung, membakar gedung, mobil maupun sepeda motor.



Sumber: Suara Pembaruan