Politikus Golkar Meminta Timnas Miskin Dibubarkan

Politikus Golkar Meminta Timnas Miskin Dibubarkan
Warga menjemur pakaian di sekitar gubuk tempat tinggal mereka di Jakarta Selasa (3/1/12). FOTO ANTARA/Rosa Panggabean. ( Foto: FOTO ANTARA/Rosa Panggabean. )
Kamis, 21 Juni 2012 | 19:20 WIB
Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatullah mendesak pemerintah untuk membubarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Lembaga tersebut dinilai tidak sesuai dengan mandat UU 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.

Hal ini disampaikan Poempida seusai Rapat Dengar Pendapat Panja Jamkesmas Komisi IX DPR dengan Kepala BKKBN, Kepala BPS, dan Sekretaris Eksekutif TNP2K di Jakarta, Kamis (21/6).

Menurutnya, UU Penanganan Fakir Miskin mengamanatkan kepada menteri  untuk menetapkan kriteria miskin sebagai dasar untuk melaksanakan  penanganan fakir miskin di Indonesia.

"Praktiknya menteri diminta berkoordinasi dengan TNP2K untuk mendapatkan  persetujuan mengenai target bantuan social untuk para fakir miskin  tersebut," katanya.

Masalah lain, ujar dia, data-data yang dimiliki TNP2K tidak tersedia untuk public dan tidak transparan, dan menyebabkan kegagalan implementasi  Jamkesmas selama ini.

Komisi IX DPR berkepentingan untuk mendapatkan data tersebut sehubungan  dengan perbaikan sistem Jamkesmas dan persiapan implementasi BPJS.

"Untuk mengantisipasi kerancuan data yang akan dipakai implementasi BPJS  ke depan, perlu ada verifikasi data yang akurat dan mempunyai legitimasi," kata Poempida.