Polres Palu: Pria Ancam Bunuh Jokowi Diserahkan Keluarga ke Polisi

Polres Palu: Pria Ancam Bunuh Jokowi Diserahkan Keluarga ke Polisi
Beritasatu.com ( Foto: Beritasatu.com )
John Lory / WBP Kamis, 13 Juni 2019 | 10:37 WIB

Palu, Beritasatu.com - Kepolisian Resor (Polres) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan, pria yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan ditangkap, tetapi diserahkan pihak keluarga kepada polisi.

“Saat mendengar informasi bahwa Fahri dicari pihak kepolisian Polda Metro Jaya, maka pihak keluarga besar Al Khairat melalui habib Husein mempercayakan dan menyerahkan Fahri ke Satreskrim Polres Palu yang selanjutnya diserahkan ke penyidik Polda Metro Jaya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Kristian Holmes Saragih di Mapolres Palu, Rabu (12/6/2019).

Menurut Holmes Saragih, informasi tersebut perlu diluruskan sebab pemberitaan di media bahwa Fahri ditangkap oleh polisi.  "Penyerahan Fahri oleh keluarga besar Al Khairat yang diwakili habib Husein, mendukung penegak hukum dan untuk kepentingan proses hukum yang ada," jelas Holmes Saragih.

Dia menambahkan, habib Husein juga akan mendampingi Fahri sampai ke Markas Polda Metro Jaya di Jakarta.

Untuk status hukum Fahri, tergantung proses pemeriksaan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Kapolres Palu, Mujianto mengimbau kepada masyarakat Kota Palu agar bijak menggunakan medsos, serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, beredar video berisi ancaman kepada Presiden Jokowi dan Wiranto. Relawan Joko Widodo kemudian melaporkan seseorang yang mengancam tersebut kepada pihak kepolisian.



Sumber: Suara Pembaruan