Menristekdikti: Selamat Jalan Bapak Teknologi Indonesia

Menristekdikti: Selamat Jalan Bapak Teknologi Indonesia
Presiden Joko Widodo (kanan) mendengarkan penjelasan dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kedua kiri) mengenai industri penerbangan didampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (kedua kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4/2015). ( Foto: Antara Foto / Yudhi Mahatma )
Maria Fatima Bona / HA Kamis, 12 September 2019 | 00:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Presiden Ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, rabu (11/9/2019).

Nasir mengatakan, bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbesarnya, seorang Bapak Bangsa, Bapak Teknologi dan seorang eyang yang dicintai seluruh rakyat Indonesia, yang memberikan aspirasi kaum milenial Indonesia.

"Selama puluhan tahun Bapak Habibie telah mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia dalam bidang pengembangan iptek dan inovasi. Profesor BJ Habibie adalah sosok yang sangat diidolakan semua kalangan baik dari segi intelektual, jiwa kepemimpinan hingga rasa kasih sayang beliau terhadap keluarga dan sesama manusia. Hampir setiap ibu menginginkan anaknya menjadi pintar seperti Pak Habibie," ujar Nasir dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Nasir menyebutkan, kontribusi Habibie terhadap kemajuan bangsa Indonesia dinilai sangat inovatif, inspiratif dan bermakna bagi kemaslahatan bangsa. Pasalnya, BJ Habibie menjadikan teknologi bangsa Indonesia disegani di tingkat dunia serta terus menerus menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, Nasir menuturkan, BJ Habibie dengan kiprahnya sebagai seorang Presiden, Bapak Teknologi Indonesia yang menjadi Menteri Riset dan Teknologi selama 20 tahun merupakan sosok intelektual yang sukses membangun paradigma riset dan teknologi yang bisa membangun peradaban yang lebih maju untuk Indonesia.

"Selamat Jalan Eyang BJ Habibie. Selamat Jalan Bapak Teknologi Indonesia. Kami berjanji akan meneruskan cita -cita Bapak yang tak pernah pudar," ucap Nasir.

Habibie juga sangat lekat dengan jabatan Menteri Riset dan Teknologi karena disandangnya selama dua dekade, periode 1978-1998.



Sumber: BeritaSatu.com