Gempa Bumi di Waingapu karena Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Bumi di Waingapu karena Aktivitas Sesar Aktif
Ilustrasi gempa bumi. ( Foto: Istimewa )
/ WBP Minggu, 15 September 2019 | 09:32 WIB

Kupang, Beritasatu.com - Gempa bumi berkekuatan 4,5 skala richter (SR) yang melanda Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa tenggara Timur (NTT) pada Minggu (15/9/2019) pukul 03.52 Wita merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Robert Owen Wahyu kepada wartawan di Kupang, Minggu, mengatakan bahwa gempa berkekuatan 4,5 SR itu episenter genapnya terletak pada koordinat 9.47 Lintang Selatan dan 120.09 Bujur Timur. "Atau tepatnya di laut pada jarak 28 kilometer Barat Laut Kota Waingapu pada kedalaman 53 kilometer," kata Robert Owen Wahyu.

Pihaknya sudah mencari tahu informasi dampak akibat gempa tersebut dan berdasarkan laporan masyarakat guncangan dirasakan di wilayah Matawai dan Padadita III-IV MMI.

Ia mengatakan bahwa menurut laporan masyarakat getaran dirasakan dalam rumah. Getaran gempa seakan-akan ada truk berlalu. "Sementara hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tambah Robert Owen Wahyu.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Warga juga diminta memeriksa untuk memastikan bangunan tempat tinggalnya cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan.

"Mohon cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempa bumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempa bumi." ujar Robert Owen Wahyu.



Sumber: ANTARA