Jasa Marga Raih Predikat Jalan Tol Berkelanjutan Terbaik

Jasa Marga Raih Predikat Jalan Tol Berkelanjutan Terbaik
Tol Soedijatmo meraih penghargaan Jalan Tol Berkelanjutan Terbaik‎ yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera)‎, Selasa (3/12/2019). ( Foto: Jasa Marga )
Mikael Niman / JAS Selasa, 3 Desember 2019 | 19:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih predikat Jalan Tol Terbaik untuk Tol Sedyatmo dalam rangka penilaian Jalan Tol Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

Direktur Jasa Marga, Desi Arryani, menerima langsung penghargaan yang diserahkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ditemani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat upacara Hari Bakti PU ke-74, di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

"Kami bangga dan berharap ini dapat terus menjadi motivasi Jasa Marga Group dalam memberikan pelayanan terbaik dalam operasional jalan tol dan juga rest area," ujar Desi Arryani, dalam keterangan pers.

Dia mengatakan, penghargaan ini juga secara langsung dapat meningkatkan kinerja Jasa Marga Group.

"Kita berharap semua dapat meningkatkan dan memperbaiki seluruh kelengkapan jalan tol yang juga merupakan aset Jasa Marga, tak terkecuali rest area, sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal," katanya.

Sementara itu, Jasa Marga Regional Jabodetabekjabar Division Head, Reza Febriano, menambahkan komitmen Jasa Marga untuk terus meningkatkan layanan Jalan Soedijatmo khususnya, dan ruas lainnya yang berada di bawah pengelolaan Regional JabodetabekJabar.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk bekerja lebih baik lagi dan dapat terus menjaga kinerja ruas tol Soedijatmo dan ruas-ruas lainnya dengan memberikan pelayanan terbaik, karena mempertahankan prestasi akan lebih sulit daripada saat meraihnya," tutur Reza.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutan acara Hari Bakti PU yang dibacakan oleh Luhut mengatakan, pembangunan infrastruktur yang merata hingga ujung pelosok wilayah Indonesia sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan upaya mempersatukan bangsa.

"Selama lima tahun belakangan ini, pemerintah dan berbagai pihak sudah melakukan percepatan pembangunan secara besar-besaran. Diperlukan terobosan baru dan lompatan agar mampu bersaing dengan negara-negara lain. Semua pelaksanaan harus didasarkan atas proses pemrograman yang terencana dengan baik dan kepemimpinan yang kuat," pungkasnya. 



Sumber: Suara Pembaruan