Kecelakaan Tunggal Bus di Subang, 8 Orang Tewas

Kecelakaan Tunggal Bus di Subang, 8 Orang Tewas
Kecelakaan tunggal bus di Subang, Sabtu 18 Januari 2020. ( Foto: Antara )
Adi Marsiela / YUD Sabtu, 18 Januari 2020 | 21:55 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Sedikitnya delapan orang tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Subang, Sabtu, 18 Januari 2020 sekitar pukul lima sore. “Bus pariwisata oleng saat menuruni jalan,” kata Kepala Kepolisian Resor Subang, Ajun Komisaris Besar Teddy Fanani saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon.

Bus bernomor polisi E 7508 W itu mengalami kecelakaan tunggal saat menuruni jalanan. Bus tersebut berangkat dari Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu dengan tujuan menuju Depok. “Kami masih identifikasi korban yang semuanya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng (Subang),” terang Teddy.

Berdasarkan catatan Kepolisian Resor Subang, kecelakaan tunggal ini merupakan yang pertama kalinya. Sebelumnya, kecelakaan kerap terjadi di tanjakan Emen— yang saat ini sudah dilengkapi dengan escape road—yang sudah dilewati oleh bus tersebut.

Untuk mengetahui penyebab kecelakaan, ungkap Teddy, pihaknya sudah melakukan olah kejadian tempat perkara secara kasar. Pemeriksaan lebih detail di lokasi akan dilakukan pada Minggu, 19 Januari 2020.

“Pemeriksaan sementara kita lihat dari bekas pengereman, sepertinya rem pada roda sebelah kanan tidak berfungsi. Besok kita periksa lebih detail untuk bisa mencari tahu penyebab kecelakaan,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, bus itu berhenti dengan sisi bagian kiri menempel pada bahu jalan. Petugas dan warga yang berupaya mengevakuasi korban harus ditarik ke sisi kiri bus dan masuk atau mengeluarkan korban dari bagian jendela.



Sumber: Suara Pembaruan