Pascaobservasi Virus Korona, Gubernur Sumut Akan Jemput 4 Warganya di Natuna

Pascaobservasi Virus Korona, Gubernur Sumut Akan Jemput 4 Warganya di Natuna
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus korona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 6 Februari 2020. ( Foto: Antara / Umarul Faruq )
Arnold H Sianturi / JEM Jumat, 14 Februari 2020 | 15:16 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi merencanakan akan menjemput langsung empat warganya yang dikarantina di Pulau Natuna, Kepulauan Riau, setelah selesai menjalani proses observasi dan tidak terjangkit virus korona.

"Saya akan menjemput langsung setelah mereka nantinya dinyatakan sehat dan tidak terinfeksi korona setelah menjalani observasi selama 14 hari di Natuna. Mereka itu warga negara kita, rakyat Sumatera Utara," ujar Edy Rahmayadi bersemangat, Kamis (13/2/2020).

Edy mengatakan, laporan penanganan kesehatan terhadap 234 orang warga Indonesia di Natuna setelah dijemput dari Wuhan, Tiongkok itu tinggal beberapa hari. Sehingga, pemerintah juga menunggu perkembangan terbaru kondisi kesehatan mereka.

"Saya berkeyakinan bahwa mereka dalam keadaan sehat dan tidak terinfeksi virus korona. Namun, kita tetap mengikuti prosedur tim medis yang menangani kesehatan saudara - saudari kita semuanya. Semoga tidak ada masalah," katanya.

Menurutnya, penjemputan terhadap warga asal Sumut merupakan kebijakan pemerintah provinsi. Tidak hanya terhadap empat warga yang diobservasi di Natuna, pemerintah juga melakukan penjemputan warga asal Sumut yang berada di negara tetangga.

"Bila memang membutuhkan bantuan pemerintah maka kami siap melakukan penjemputan. Saya prioritaskan agar setiap menyangkut warga asal Sumut tetap diberikan perhatian. Bila perlu saya langsung yang datang untuk menjemput," sebutnya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com