Jokowi Imbau Warga Tak Takut Terima WNI dari Natuna

Jokowi Imbau Warga Tak Takut Terima WNI dari Natuna
Dua petugas medis berjalan usai melakukan observasi Warga Negara Indonesia (WNI) pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa, 4 Februari 2020. ( Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. )
Lenny Tristia Tambun / CAH Jumat, 14 Februari 2020 | 19:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau warga tidak takut menerima 238 warga negara Indonesia (WNI) yang sudah selesai menjalani masa observasi di Natuna. Jokowi memastikan kondisi mereka dalam keadaan sehat dan terbebas dari virus Korona. Dengan begitu mereka bisa kembali ke keluarga masing-masing pada Sabtu (15/2/2020).

“Dikit-dikit takut, tidaklah. Semua proses protokoler sudah dilakukan, terima apa adanya, tidak ada masalah,” kata Jokowi di Taman Nasional Merapi Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020).

Mantan Wali Kota Solo ini menerangkan dalam masa observasi selama 14 hari untuk 238 WNI di Natuna, pemerintah telah mengikuti standar protokoler kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Beres Diobservasi, WNI dari Natuna Dipulangkan Sabtu

“Itu proses protokoler kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat,” ujar Jokowi.

Tidak hanya itu, proses karantina di Natuna, juga dilakukan dengan pengawasan yang sangat ketat dan selalu dilakukan pemeriksaan setiap harinya.

“Karantina di Natuna juga di sana ketat diawasi, dicek, harian dicek. Sudah memang sekarang 14 hari, memang protokolnya seperti itu. Sekarang mereka kembali ke masyarakat sekarang itu dipastikan memang prosedur sudah dilalui dan masyarakat memang menerima apa adanya karena sudah 14 hari dan tidak ada masalah,” terang Jokowi.

Sabtu, WNI di Natuna Dipulangkan Lewat Halim

Seperti diberitakan, Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Juri Ardiantoro mengatakan masa observasi dan karantina 238 WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, akan selesai pada 15 Februari 2020. Karena itu, 238 WNI ini sudah boleh pulang ke rumah masing-masing, lusa, Minggu (16/2/2020).

Rencananya, tambah Juri Ardiantoro, WNI yang telah menjalani observasi tersebut, akan dibawa kembali ke Jakarta dari Natuna dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Baru setelah sampai di Jakarta, mereka akan pulang ke rumah masing-masing menggunakan penerbangan komersil.

Saat ini, pihaknya sedang mempertimbangkan, pesawat khusus membata 238 WNI tersebut akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma atau Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 



Sumber: BeritaSatu.com