Persinyalan

Rel Jalur Ganda Dilengkapi Sistem SIL 02

Rel Jalur Ganda Dilengkapi Sistem SIL 02
Polisi bersama petugas PT Kereta Api (KA) melakukan pengecekan konstruksi rel kereta api tempat memindahkan jalur jurusan kereta api(wesel rel) di Jombang, Jawa Timur, Jumat (3/8). Pemeriksaan ini sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan adanya rel yang rusak maupun baut bantalan yang lepas menjelang arus mudik lebaran dan untuk pengamanan rel Daop VII menyiapkan tambahan juru penilik jalan (JPL) ( Foto: Antara )
Selasa, 7 Agustus 2012 | 14:05 WIB
Mengadopsi sistem penilaian yang sesuai standar internasional

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akan membangun sistem persinyalan jalur ganda (double track), yang dikenal dengan sistem interlocking Len (SIL 02).

Sistem persinyalan senilai Rp 1 triliun tersebut bakal diproduksi oleh PT Len Industri.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Tunjung Inderawan mengatakan, pemasangan sistem persinyalan dilakukan pada periode 2012-2013.

Tahun pertama, pekerjaan lapangan dan penanaman kabel, bakal dilakukan di seluruh bagian, dan kegiatan assembling bakal dilaksanakan pada tahun kedua.

“Sistem persinyalan SIL 02 sebenarnya sudah lama dikembangkan oleh Len. Sistem tersebut sudah melalui proses pengamatan dan evaluasi oleh pihak Kemenhub dan BPPT guna memastikan kehandalan sistem tersebut,” kata Tundjung saat penyerahan sertifikasi sistem SIL 02 di Jakarta.

Menurut Tundjung, keandalan SIL 02 telah diuji dan sertifikasi sistem sudah diberikan.

Ke depan, SIL 02 diharapkan mampu bersaing di kancah internasional.

“Karena kami sudah mengadopsi sistem penilaian yang sesuai standar internasional, kendati sejauh ini sertifikasi baru berkelas nasional,” kata dia.

Kontribusi Besar

Di tempat yang sama, Direktur Utama Len Industri Wahyuddin Bagenda mengatakan, SIL 02 adalah salah satu produk Len Industri, dalam bidang persinyalan kereta api yang didesain dan dikembangkan sepenuhnya oleh insinyur-insinyur muda.

Sistem itu telah diaplikasikan pada jalur-jalur kereta api di beberapa stasiun di sepanjang Pulau Jawa dan Sumatera, guna mendukung program penggantian persinyalan mekanik.

“Sistem persinyalan pada perkeretaapian memberikan kontribusi yang sangat besar, baik bagi keselamatan penumpang maupun barang. Sistem persinyalan adalah sistem yang mengatur pergerakan kereta api baik ketika berada di area stasiun dan di petak jalan antara dua stasiun,” ujar Bagenda.

Sistem persinyalan, kata dia, harus menjamin semua pergerakan kereta baik di area stasiun maupun pada petak jalan, di antara dua stasiun berlangsung aman.

Oleh karena itu, sistem persinyalan harus berkinerja sangat baik dan teruji tingkat keselamatannya.

Bagenda menambahkan, pihaknya sudah mempunyai kontrak untuk pengembangan SIL 02 dengan nilai US$ 190 juta sampai 2014.

“Sampai saat ini ada 20-30 persen jalur double track menggunakan elektrik. Sedangkan, pemasangan SIL 02 baru dilakukan di lintas utara double track di jalur Cirebon, Pekalongan, Brebes, sampai Surabaya,” tutur Bagenda.

Dia juga mengungkapkan, SIL 02 bisa menjadi alternatif bagi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan interlocking system, yang selama ini disuplai dari industri-industri asing.