Pembukaan Asian Para Games 2018, Satu dalam Pancasila

Pembukaan Asian Para Games 2018, Satu dalam Pancasila
Suasana pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (06/10/2018). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Hendro D Situmorang / AO Sabtu, 6 Oktober 2018 | 20:39 WIB

Jakarta - Upacara pembukaan Indonesia 2018 Asian Para Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (6/10) inginmenyatakan bahwa semua satu dalam Pancasila. Presiden RI, Joko Widodo memasuki arena Kepresidenan disambut oleh Presiden Asian Paralympic Committee, Majid Rashed dan Ketua Panitia Penyelenggaran Asian Para Games 2018 (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari.

Ketua Dewan Pengarah Asian Para Games 2018, Puan Maharani yang merupakan cucu Presiden RI yang pertama, Soekarno, diberi kehormatan untuk membawa bendera Merah Putih dan menyerahkannya kepada Paskibra. Shanna Shannon menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" disertai bahasa isyarat oleh anak-anak dari Jakarta dan Bengkala, sebuah desa di Bali.

Aktor Reza Rahadian Matulessy dan aktivis Tuli Surya Sahetapy mempersembahkan dialog refleksi kehidupan yang merangkul keberagaman, terinspirasi dari kelima sila Pancasila. Dialog berakhir dengan formasi "Garuda Bercahaya" dari pemeran star mass dengan anak-anak Desa Bengkala membawa pesan bahwa kita satu.

Pancasila ada di dalam darah kita
Mengalir bersama rasa saling menerima
Menutup mata yang melihat beda
Membuka hati yang merasa satu
Tak ada manusia yang lebih atau kurang
Kita sempurna sebagaimana kita harus ada
Ada untuk menginspirasi
Ada untuk mencintai
Ada untuk memberi energi
Keragaman adalah kekayaan kita
Kita ada untuk bersama dalam Pancasila
Kita semua sempurna dalam Pancasila
Sempurna dalam karya
Sempurna dalam pengabdian
Sempurna dalam perbedaan
Karena kita adalah satu



Sumber: Suara Pembaruan