Pertamina Ditantang Bank BJB di Laga Pembuka Proliga

Pertamina Ditantang Bank BJB di Laga Pembuka Proliga
Dari kiri ke kanan: Novia Andriyani (kapten Jakarta Pertamina Energi putri), Widi Triyoso (manajer Pertamina putri), Hanny S Surkatty (Direktur Proliga), Ray Syahputra Muda Daulay (Ketua Panitia Proliga Seri Pertama Putaran Pertama di Yogyakarta), Sutrisno (ofisial Jakarta Pertamina Energi), Agung Seganti (kapten Jakarta Pertamina Energi putra), saat konferensi pers Proliga 2019 di Yogyakarta, Kamis (6/12/2018). ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Kamis, 6 Desember 2018 | 23:25 WIB

Yogyakarta- Tim putri Jakarta Pertamina Energi ditantang Bandung Bank bjb Pakuan di laga pembuka Proliga 2019, di GOR Amongrogo Yogyakarta, Jumat (7/12).

Proliga 2019 dimulai lebih awal, yakni 7 Desember 2018 dan berakhir 24 Februari 2019.

Menurut Direktur Proliga, Hanny S Surkatty, dimajukannya jadwal kompetisi karena Pilpres dan Pileg 2019. "Biasanya kita mulai Januari atau Februari, tetapi kita majukan lebih," tutur Hanny di Yogyakarta, Kamis (6/12).

Putaran pertama seri pertama akan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, 7-9 Desember. Jakarta Pertamina Energi menjadi tuan rumah seri perdana ini.

Pertemuan dua tim putri, Jakarta Pertamina Energi dan Bandung Bank bjb Pakuan ini merupakan partai ulangan final Proliga 2018 di GOR yang sama. Saat itu Pertamina menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar juara musim 2018.
Manajer putri Jakarta Pertamina Energi, Widi Triyoso, pada laga pembuka ini menargetkan untuk bisa meraih kemenangan. "Siapa pun lawan kita tetap menargetkan menang," ujar Widi.

Menurut dia, tim besutan M Ansori tersebut akan “tancap gas” sejak awal agar mengamankan posisi lolos ke final four. Kemudian melaju ke grand final dan mempertahankan gelar juara kembali. "Itu target kami," ungkap Widi.

Mengenai kekuatan lawan, diakuinya, tidak seperti pada musim Proliga 2018. Materi pemain lalu seperti April Manganang dan Wilda SN Sugandhi tidak lagi menghuni Bank BJB. "Meski tidak dengan kekuatan pemain lalu, kita tidak meremehkan lawan," tambah Widi.

Pertamina putri selanjutnya akan bertemu dengan Jakarta BNI 46, Minggu (9/12).

Pelatih Ansori juga menginginkan dua kemenangan di Kota Gudeg ini. "Dengan dua kemenangan di awal ini, bagi kami sangat penting, agar langkah ke final four lebih mudah," ujar Ansori.

Namun, sambung Ansori, pihaknya tetap akan tampil maksimal di dua laga pembuka ini. Meski komposisi pemain Bank BJB tidak seperti musim lalu, Ansori tetap akan menampilkan kekuatan penuh. "BNI memiliki materi pemain yang bagus. Kita perlu waspadai," jelasnya.

Bank BJB tetap optimistis meski dengan mayoritas pemain muda. "Walaupun dengan materi pemain-pemain muda, kami tetap optimistis lolos final four bahkan masuk final," kata manajer Bank BJB, Ayi Subarna.

Di bagian putra, tuan rumah Jakarta Pertamina Energi akan bertemu dengan dua pendatang baru yakni Jakarta Garuda pada Sabtu (8/12) dan Sidoarjo Aneka Gas Industri, Minggu (9/12). Putut Marhaento, pelatih putra Pertamina, mengaku belum tahu kekuatan lawan. "Namun, tetap kita waspadai mereka," tambahnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE