Samator Tundukkan Tuan Rumah Bank SumselBabel 3-0

Samator Tundukkan Tuan Rumah Bank SumselBabel 3-0
Pemain Surabaya Bhayangkara Samator Rendy tamamilang (kiri) melancarkan smes ke kubu Bank SumselBabel Palembang di GOR PSCC Palembang, Sumatera Selatan, 11 Jan. 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Bernadus Wijayaka )
Bernadus Wijayaka / HA Sabtu, 12 Januari 2019 | 00:03 WIB

Palembang - Proliga 2019 putaran kedua seri pertama langsung memainkan partai bergengsi antara juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator dengan tuan rumah Palembang Bank SumselBabel yang berlangsung di GOR PSCC Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (11/1).

Samator membuktikan kelasnya dengan menyapu bersih tiga set 25-21, 25-23, dan 25-22.

Tuan rumah sebetulnya mengawali pertandingan dengan perlawanan sengit, tetapi sorakan dari pendukung tim Palembang itu tidak cukup signifikan untuk meningkatkan permainan Dimas Saputra dan kawan-kawan. Bhayangkara Samator pun tidak membiarkan Bank SumselBabel unggul, bahkan unggul satu poin pun tidak diberi untuk mengambil set pertama dengan angka 25-21.

Memasuki set kedua Bank SumselBabel bisa lebih mengimbangi permainan dan sempat menyamakan kedudukan dari skor 10-10, hingga 14-14, tetapi pertahanan dari Bhayangkara Samator terlalu kokoh untuk diruntuhkan hingga mengamankan skor 25-23.

Tim tuan rumah pun diperkuat pemain baru asal kroasia, Danijel Galic, yang diharapkan mampu berkontribusi, tetapi Reidel Alfonso Gonzalez Toiran yang baru ikut bergabung membela Samator musim ini mampu mendukung pertahanan dan mengakhiri laga dengan 25-22.

“Syukur diberi kemenangan dan keselamatan. Tadi kami sebelum berangkat hanya simpel menyampaikan ke pemain, jangan sampai diulangi lagi seperti waktu di Bandung, pertama dan terakhir waktu kita kalah lawan Pertamina. Jadi semua akan kita bangkitkan secara mental dan tentu tekniknya juga,” ujar pelatih Bhayangkara Samator, Ibarsyah Djanu Tjahjono.

“Bank SumselBabel kami anggap tim yang bagus, apalagi mereka tampil pertama sebagai tuan rumah, sudah pasti mereka tampil allout. Tapi saya tadi masih buta sama pemain nomor 18, karena ini permainan pertamanya dan hingga teman-teman pelatih terus mengamati. Kalau untuk evaluasi kami akan tetap meningkkatkan servis, passing hingga blok, tiga hal itu yang paling kami awasi yang paling utama.”

Manajer Bank SumselBabel Wilsar Lubis mengatakan Danijel Galic masih perlu beradaptasi untuk menemukan permaonan terbaiknya di tim. Waktu berlatih bersama rekan setimnya tidak cukup panjang sebelum dimulainya putaran kedua ini.

Diharapkan pada pekan-pekan ke depan permainan Galic akan meningkat pesat.

“Pengalaman kita memang beberapa tahun ini kalau lawan Samator selalu kalah, saya jujur memang tim ini unik, mereka sangat susah kita kalahkan, kalau tipe kita sama dia itu sudah masuk dari teknis dan lainnya, tapi kita tidak dapat kuncinya," kata Wilsar mengakui keunggulan lawannya.

"Jalan kita kan masih panjang sebenarnya, kalau kita mau jadi juara kita harus tahu bagaimana caranya mengalahkan Bhayangkara Samator, kalau yang lain masih bisa kita kalahkan.”

“Mungkin nanti setelah ini akan ada evaluasi kembali bersama tim dan Minggu kami akan tampil dengan formasi yang beda begitu. Tadi bisa dilihat bahwa memang masih ada yang kurang perform dan kita musti ganti, yang penting kita breafing dulu. Memang pemaing asing ini bagus, tapi kan tidak mungkin kita baru berlatih satu minggu langsung dapat feel, dia pasti perlu adaptasi dulu nanti juga bagus kok,” pelatih Bank SumselBabel, Pascal Wilmar, menimpali.



Sumber: Suara Pembaruan