PKPI Dukung Kemajuan E-Sport Games di Indonesia

PKPI Dukung Kemajuan E-Sport Games di Indonesia
Diaz Hendropriyono, Ketum PKPI (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 22 Januari 2019 | 19:00 WIB

Jakarta – Dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga elektronik (e-Sports) Games di Indonesia. Salah satunya dukungan datang dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang mendirikan departemen khusus yang mengurus olahraga game (e-sports games) yang menyasar kepada kaum milenial.

“Kenapa kita tidak optimis bahwasanya e-Sports di Indonesia akan berkembang disegala aspek? Sebagai partai yang tentunya sangat concern menampung inspirasi kaum muda dan komunitas, kami ingin berkontribusi nyata memajukan e-Sports Games di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, cabang e-Sports sudah dimainkan pada eksebisi di Asian Games 2018 dan atlet kita juga bisa berprestasi di sana," ujar Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (22/1).

Bahkan PKPI berkomitmen akan memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Keolahragaan Elektronik
(e-Sports) sebagai bukti nyata kontribusi memajukan industri dan ekonomi digital di Indonesia. RUU Sistem Keolahragaan Elektronik (eSports) ini akan menjadi hal pertama dalam agenda legislatif PKPI jika memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2019-2024.

"Jika RUU tersebut lolos, industri e-Sports dipastikan akan mendapatkan dukungan yang signifikan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Salah satu usulan PKPI dalam RUU tersebut terkait pengakuan negara akan status profesional atlet e-Sports," lanjut Diaz.

Misalkan saja di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga, PKPI ingin agar Kementerian Dalam Negeri bisa mengizinkan kolom pekerjaan diisi sebagai atlet e-Sports. Dari sisi imigrasi, atlet Indonesia yang akan bertanding di luar negeri diharapkan dapat menggunakan visa khusus atlet.

"Pengakuan tersebut kemudian akan menjadi dasar bagi kemudahan-kemudahan untuk atlet e-Sports, seperti jaminan hari tua. Dari sisi infrastruktur, PKPI akan mendorong agar setiap provinsi memiliki stadion e-Sports yang dapat menyelenggarakan kompetisi bertaraf internasional serta memperjuangkan terciptanya tim nasional e-Sports Indonesia untuk berbagai macam game," lanjutnya. 

Indonesian e-Sports Games

Dalam kesempatan tersebut, PKPI juga berencana menggelar kegiatan Road To Final Indonesian e-Sports Games (IEG) 2018-2019, memperebutkan piala PKPI pada tanggal 26-27 Januari 2019. Ada 5 game yang dipertandingkan yakni pubg, mobile legend, CSgo, DotA dan Tekken dengan memperebutkan hadiah Rp 570juta. 

Yudi Kurniawan, Ketua Divisi eSports PKPI berharap digelarnya Grand Final Indonesian e-Sports Games (IEG) 2018-2019 akan berimbas baik disegala lini.

“Mereka yang akan bertanding pada pekan depan merupakan atlet-atlet yang saling kompetitif dan juga menjunjung tinggi asas sportivitas. Selain itu sayang ingin mengatakan, jangan berpandangan negatif bahwa para gamers itu pemalas dan menghambur-hamburkan uang. Sebaliknya mereka yang berkompetisi diajang ini memiliki kecerdesan IQ yang tinggi dan kedepannya, harapan kami pemerintah bisa mengakomodir beberapa hal yang mendukung dalam ekosistem yang kaitannya dengan membangun industri kreatifitas dan alternatif seperti e-Sports ini," tuturnya.

Ke depannya PKPI juga berencana untuk terus aktif mengadakan kompetisi e-Sports di berbagai daerah. Bahkan beberapa aspirasi untuk mempertandingan cabang game populer layaknya Mobile Legend dan game popular lainnya juga disampaikan oleh para komunitas gamers yang ada di Indonesia.

“Respon mereka sangat bagus di ajang ini. Bahkan kami berencana juga akan menggelar e-Sport Games kategori SMP, SMA, Universitas dan komunitas, termasuk antar media,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com