Bantu Pembinaan Catur, Japfa Sabet Penghargaan dari PWI

Bantu Pembinaan Catur, Japfa Sabet Penghargaan dari PWI
Selama 18 tahun berkontribusi dalam membina pecatur Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia dianugerahi penghargaan Darmabakti Olahraga dalam rangkaian acara Hari Pers Nasional 2019 di Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (8/2). ( Foto: istimewa )
Harso Kurniawan / HK Minggu, 10 Februari 2019 | 22:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama 18 tahun berkontribusi dalam membina pecatur Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia dianugerahi penghargaan Darmabakti Olahraga dalam rangkaian acara Hari Pers Nasional 2019 di Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (8/2). Apresiasi ini diberikan kepada Japfa atas komitmennya dalam pembinaan olahraga catur secara berkesinambungan melalui Japfa Chess club.

Darmabakti Olahraga ada dalam acara Golden Awards Malam Anugerah Olahraga Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) oleh PWI Pusat. Penghargaan ini diberikan kepada dunia usaha yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kejayaan olahraga untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Dari waktu ke waktu, dunia catur Indonesia terus mengalami regenerasi. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk Japfa dalam mencari bibit-bibit pecatur baru dan konsisten dalam melakukan pembinaan. Kalau ditelaah lebih jauh, Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dengan negara lain dalam olahraga catur,” ujar Rachmat Indrajaya, direktur corporate affairs Japfa, dalam keterangan resmi, Minggu (10/2).

Hal ini, lanjut Rachmat, mendorong Japfa berkomitmen dalam memajukan catur, yang dibuktikan dengan adanya Japfa Chess Club. Didirikan sejak Oktober 2000, Japfa Chess Club dibentuk guna mencari dan menghimpun bibit-bibit pecatur muda untuk diasah sehingga dapat bersanding dengan pecatur internasional mewakili Indonesia. “Tentu dalam klub ini, atlet muda maupun veteran, pemuda maupun pemudi, dilatih sedemikian rupa oleh pecatur professional Indonesia untuk menghidupkan kembali catur Indonesia yang seringkali kurang mendapatkan sorotan,” ujar Rachmat.

Japfa bekerja sama dengan Persatuan Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) di klub ini. Japfa mendidik atlet-atlet catur potensial dengan pembinaan langsung dari Ketua Umum PB Percasi Grand Master Utut Adianto.

Dengan bantuan Japfa Chess Club, grand master muda Indonesia seperti Susanto Megaranto meraih gelar tertinggi dan menorehkan sejarah untuk catur Indonesia dengan kehormatan bertanding melawan pecatur asing. “Kepedulian Japfa untuk mengedepankan olahraga catur menciptakan kolaborasi dengan PB Percasi dalam menciptakan ruang bagi atlet catur untuk menunjukan kemampuannya,” ucap Rachmat.

Eksistensi Japfa Chess Club dibuktikan juga dengan berbagai kegiatan kejuaran catur yang diselenggarakan bersama dengan PB Percasi, dari mulai pertandingan internal antarkaryawan, lalu Japfa Chess Festival dan Japfa GM & WGM Tournament. Japfa pun turut mendukung para kontigen Indonesia dalam beberapa pertandingan internasional, seperti Asean Age Group Chess Championship, Pahang, Malaysia; 43rd World Chess Olympiade, dan 89th FIDE Congress di Batumi, Georgia; 17th Asian Continental Chess Championship, Manila, Philipine. Dengan mengikuti pertandingan tersebut, diharapkan dapat menjadi ajang percepatan rating para pecatur dalam mencapai elo rating.



CLOSE