Kembali Bertemu Marcus/Kevin, Ini Kata Fajar/Rian

Kembali Bertemu Marcus/Kevin, Ini Kata Fajar/Rian
Pasangan bulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto. ( Foto: Badminton Indonesia )
/ JAS Kamis, 11 April 2019 | 22:47 WIB

Singapura, Beritasatu.com - Memasuki babak perempat final Singapore Terbuka 2019, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kembali berhadapan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Laga ini mengulang pertemuan terakhir mereka di Malaysia Terbuka 2019, pekan lalu.

Di Malaysia, Fajar/Rian mengantongi kemenangan pertama atas Kevin/Marcus setelah tiga kali kalah. Mereka menaklukkan pasangan berjulukan Minions itu di babak perempat finalnya setelah menang 23-21, 19-21, 21-18.

Kembali menghadapi Kevin/Marcus, Fajar/Rian mengaku ingin lebih enjoy dan fokus di lapangan. Mereka tak mau menggebu-gebu demi mendapatkan kemenangan.

“Kalau saya mau enjoy saja. Menikmati permainan, jangan terlalu menggebu-gebu. Dan juga coba main seperti melawan pasangan lainnya. Sama fokusnya dijaga,” kata Fajar usai berlaga di Singapore Indoor Stadium.

Fajar/Rian lolos ke perempat final Singapura Terbuka dengan mengalahkan Chooi Kah Ming/Low Juan Shen (Malaysia) dengan skor 22-20, 21-17. Pertandingan tersebut sempat berjalan ketat di awal. Fajar/Rian mengaku sempat terbawa pola permainan lawan. Namun tak berlangsung lama, Fajar/Rian kemudian mencoba mengubah strategi dan berhasil merebut kemenangan dua game langsung.

“Pemain Malaysia kebanyakan kuat pertahanannya. Game pertama kami terpancing untuk buru-buru ingin mematikan mereka. Malah kami banyak kebanting sendiri. Tapi ketika interval game pertama, kami coba melambatkan tempo lagi. Mereka juga smash-nya nggak terlalu kencang, jadi kami berani buat defend juga,” tutur Fajar.

Game kedua sempat ramai juga. Namun kami lebih tahan ke fokusnya dan nggak gampang mati sendiri. Pokoknya harus mau siap capek. Karena bolanya berat dan juga terbawa angin,” ujar Rian mengenai laga Kamis.

Sementara itu, Kevin/Marcus melaju ke perempat final, setelah menghadang He Jiting/Tan Qiang (Tiongkok). Pasangan nomor satu dunia ini menang dua game langsung 21-14, 21-17.



Sumber: Badminton Indonesia