Gagal di Singapura dan Malaysia, Marcus/Kevin Dinilai Alami Penurunan

Gagal di Singapura dan Malaysia, Marcus/Kevin Dinilai Alami Penurunan
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. ( Foto: Antara )
Hendro D Situmorang / WBP Sabtu, 20 April 2019 | 10:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih kepala ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi menilai penampilan ganda putra terbaik dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kini alami penurunan dan menjadi sorotan. Pasangan berjuluk The Minions itu gagal meraih prestasi terbaik dalam dua event beruntun, Malaysia dan Singapore Open 2019.

Marcus/Kevin harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada semifinal Malaysia Open 2019 dengan skor akhir 21-23, 21-19, dan 18-21. Ini menjadi kekalahan pertama The Minions dari kompatriotnya tersebut.

Ganda putra peringkat satu dunia ini kembali gagal menorehkan prestasi gemilang pada gelaran Singapore Open 2019 yang berlangsung pekan lalu. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda pada partai semifinal dengan 21-13, 10-21, 19-21.

Namun pelatih yang akrab disapa Herry IP ini mengaku belum berkomunikasi secara lebih mendalam mengenai faktor di balik penurunan performa tersebut. Walau demikian, Herry IP tetap positif dalam menanggapi penurunan performa anak asuhnya tersebut. Herry IP justru merasa bersyukur Marcus/Kevin mengalami kekalahan dalam tur BWF, bukan Olimpiade.

"Memang kalau saya lihat, Kevin/Marcus ada sedikit penurunan. Saya belum ngobrol sama mereka, apa mungkin ada rasa jenuh, sudah tidak ada tantangan, atau seperti apa? Kalau saya berpikirnya positif, menjelang Olimpiade (2020), kalau menang-menang terus, sejarah sudah membuktikan, nanti di olimpiade masih tanda tanya," ujar dia ketika dihubungi awak media Jumat (19/4/2019).

Idealnya kata Herry IP memang menang di BWF dan Olimpiade. "Marcus/Kevin belum dapat gelar juara dunia dan emas olimpiade, jadi target utamanya memang di dua kejuaraan itu," jelas Herry IP.

Menurut Herry IP, kekalahan Kevon/Markus ada positifnya. "Kalau menang terus, nanti saya khawatir di olimpiade, ya tapi kalau kalah terus juga nggak bagus," lanjut Herry IP.

Namun Herry IP menegaskan akan tetap melakukan evaluasi terhadap Marcus/Kevin. Dia akan meminta ke bagian penelitian dan perkembangan (litbang) untuk melihat kekurangan anak asuhnya itu.

Marcus/Kevin akan bertanding di ajan Badminton Asia Championship (BAC) 2019. The Minions bakal menghadapi wakil Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit pada partai pertama.



Sumber: Suara Pembaruan