Juara di GP Kanada, Ini Komentar Hamilton
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Juara di GP Kanada, Ini Komentar Hamilton

Senin, 10 Juni 2019 | 07:35 WIB
Oleh : YUD

Montreal, Beritasatu.com - Pembalap Mercedes Lewis Hamilton buka suara soal kemenangannya di GP Kanada, Minggu (9/6/2019) waktu setempat, setelah pembalap Ferrari Sebastian Vettel terkena penalti tambahan waktu lima detik yang kontroversial.

Vettel yang start dari pole position menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari hari itu karena sang pembalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman karena re-entry yang membahayakan di trek, seperti dilansir Reuters.

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pembalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Hamilton terpaut lima detik di belakang Vettel setelah pitstop pertama, namun dia memiliki kecepatan yang cukup untuk memperkecil jarak dengan Ferrari dengan menggunakan ban kompon yang lebih keras.

"Tentu ini bukan cara yang aku inginkan untuk menang. Aku terus menekan hingga akhir dan mencoba untuk menyalip. Aku memaksanya melakukan kesalahan, dia melebar, dan aku punya kesempatan di tikungan itu namun kami nyaris bertabrakan. Sangat disayangkan tapi ini lah balapan," kata Hamilton seperti dikutip laman resmi Formula 1.

Sebastian Vettel mengaku tak punya jalan lain setelah melebar dan masuk ke trek dengan cara yang dianggap membahayakan oleh steward balapan.

"Aku mengambil tikungan secara normal. Ketika kalian kembali ke trek seharusnya kalian tidak langsung masuk ke garis balapan, kalian harus kembali dengan aman," ungkap Hamilton.

Ketika ditanya apakah sang pembalap asal Inggris itu memiliki kecepatan untuk menyalip Vettel hingga akhir balapan dia menjawab," Aku kira tidak hingga akhir balapan."

"Aku rasa kami semua direpotkan dengan suhu rem menjelang akhir. Ban bagus di titik di mana dia membuat kesalahan, jadi aku sedekat mungkin yang aku bisa. Aku terhalang dan kemudian jaraknya terbuka lagi. Sangat sulit untuk mengikutinya dari situ," kata Hamilton.

Hamilton kemudian mendapati sejumlah penggemar meneriakinya ketika di podium.

"Yang bisa aku katakan adalah bukan aku yang membuat keputusan," kata pembalap yang kini menyamai rekor tujuh kali kemenangan Michael Schumacher di Kanada itu.

"Aku tak tahu apa yang mereka teriaki, mungkin keputusan itu...."

Vettel pun membela sang rival dengan mengatakan,""Penonton seharusnya tidak meneriaki Lewis karena kalian melihat apa yang terjadi," kata Vettel. "Aku mengalami kesulitan untuk berada di trek tapi orang-orang tidak seharusnya meneriaki Lewis, jika ada yang harus mereka teriaki itu adalah keputusan yang menggelikan ini."

Kemenangan Hamilton itu berarti Mercedes tak terkalahkan dalam tujuh balapan pertama musim ini.

Hamilton masih kokoh di puncak klasemen pembalap dengan 162 poin diikuti oleh Bottas dengan 133 poin. Sementara Vettel berada di peringkat tiga dengan defisit 62 poin dari pemuncak klasemen.

Ferrari yang tak senang harus puas membawa pulang trofi runner-up di podium oleh Vettel dan peringkat tiga oleh rekan satu timnya, Charles Leclerc.

Setelah balapan, Vettel melompat keluar dari mobilnya dan langsung menuju ke kantor steward.

Ketika dia keluar dari sana, dia berjalan melintasi mobil balap yang diparkir dan mengambil tanda nomor satu di depan mobil Hamilton kemudian menggantinnya dengan penanda nomor dua.

Sementara itu bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan jika keputusan steward, apa pun itu, harus dihormati.

"Jika ini terjadi kepadaku aku pun akan menendang papan itu dan melemparnya dari mobil," kata Wolff.

"Emosi itu logis dan bagus untuk olahraga ini dan aku kira ini adalha jenis keputusan yang kontroversial," kata Wolff seraya menambahkan jika steward terdiri dari orang-orang yang memiliki kapasitas di bidangnya itu.

"Aku kira mereka memeriksa insiden itu dan itu harus dihormati."

Wolff juga menyinggung soal Valterri Bottas yang dipepet oleh pembalap Red Bull Max Verstappen di seri balapan keenam di Monako. Verstappen dihadiahi penalti lima detik karena unsafe release.

"Aku kira lima detik sedikit lunak. Kami tak mempermasalahkannya, kita terima. Kadang keputusan itu berlawanan dengan kalian dan kadang mereka menguntungkan kalian," kata Wolff.



Sumber: Reuters, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kontroversial, Hamilton Juarai GP Kanada

Vettel yang start dari pole position menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak berhasil menjadi juara setelah mendapatkan hukuman re-entry.

OLAHRAGA | 10 Juni 2019

Tundukkan Thiem, Nadal Juara Prancis Terbuka

Trofi yang diraihnya pada hari Minggu ini merupakan gelar Grand Slam ke-18 sepanjang karier Nadal.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Praveen/Melati Gagal Tambah Gelar untuk Indonesia

Kekalahan tersebut merupakan yang kelima kalinya bagi Praveen/Melati.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Juara Australia Terbuka, Ini Perjuangan Jojo di Final

Ini merupakan gelar kedua Jonatan Christie di turnamen BWF World Tour. Sebelumnya dia menjadi juara Selandia Baru Terbuka 2019.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Jonatan Juara Australia Terbuka

Gelar juara tersebut merupakan yang kedua secara berurutan yang digapai Jonatan, setelah bulan lalu juara di Selandia Baru.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Vettel Raih Pole Position di GP Kanada

Sebastian Vettel mengunci pole position pertamanya untuk Ferrari musim ini setelah menjadi yang tercepat di kualifikasi GP Kanada, Sabtu (8/6/2019).

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Kalahkan Vondrousova, Barty Juarai Prancis Terbuka

Ashleigh Barty berhasil mengalahkan petenis remaja Marketa Vondrousova di final dengan mudah, 6-1, 6-3.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Asleigh Barty Rengkuh Titel Grand Slam Pertama

Dia menjadi petenis Australia pertama yang meraih trofi juara di Roland Garros sejak 1973.

OLAHRAGA | 9 Juni 2019

Kalahkan Djokovic, Thiem Tantang Nadal di Final Prancis Terbuka

Tahun lalu, Thiem kalah melawan Nadal di partai pamungkas.

OLAHRAGA | 8 Juni 2019

Eka Sabet Perunggu Tolak Peluru di Asian Grand Prix

Pada nomor lainnya Indonesia belum berhasil menambah medali yakni pada lari estafet 4 x 100 m putra.

OLAHRAGA | 8 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS