Jonatan Christie dan Anthony Ginting Dituntut Tampil Konsisten

Jonatan Christie dan Anthony Ginting Dituntut Tampil Konsisten
Anthony Ginting dan Jonatan Christie di podium Australia Terbuka 2019. ( Foto: istimewa )
Hendro D Situmorang / CAH Kamis, 13 Juni 2019 | 12:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting meraih hasil maksimal di turnamen Australia Terbuka 2019 yang mengamankan gelar untuk Merah Putih di laga puncak. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memandang itu sebagai sinyal positif dalam grafik penampilan dua tunggal putra andalan Indonesia.

Susy berharap Jonatan dan Anthony bisa tampil lebih konsisten dan meningkatkan capaian ke level yang lebih tinggi, misalnya di level super 500, super 750, dan super 1.000.

"Dengan segala kritik yang ada, Jonatan dan Anthony bisa menjawab dengan kerja keras dan pembuktian. Ini bisa jadi titik balik buat mereka, mereka sebenarnya mampu, tinggal keyakinan dan keberanian, strategi, itu yang lebih dimatengin lagi, sehingga prestasinya bisa lebih konsisten," kata Susy dalam keterangannya Rabu (12/6/2019).

"Kami pun menganggap ini bukan sesuatu yang wah banget kok, kami berharap mereka bisa lebih stabil di tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap peak mereka di olimpiade. Proses kan akan berjalan, jam terbang, kematangan, keyakinan, memang ini yang harus dipoles terus, bagaimana mereka terus konsisten," ungkap Susy.

"Jonatan dan Anthony sudah pernah juara di level atas tapi masih belum konsisten. Menurut saya, sekarang pemain yang paling stabil dapat gelar ya (Kento) Momota, dari berapa pemain yang benar-benar bisa konsisten ya dia," sambung Susy.

"Kalau maunya menang menang terus, mungkin seperti Lin Dan dan Lee Chong Wei, seperti itulah juara sejati, bagaimana bisa konsisten mempertahankan posisi di puncak. Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon) juga bisa konsisten, dan sekarang saat persaingan semakin ketat begini, bisa saja kalah dan menurun. Itulah, untuk bisa ada di atas terus itu tidak gampang," pungkas dia.



Sumber: Suara Pembaruan