Ini Kunci Kemenangan Marcus/Kevin
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Open 2019

Ini Kunci Kemenangan Marcus/Kevin

Minggu, 21 Juli 2019 | 22:24 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih gelar juara Blibi Indonesia Open 2019 level super 1000 usai memenangkan laga "perang saudara". The Minions julukan Marcus/Kevin mengalahkan seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam dua game langsung, 21-19, 21-16 pada final turnamen yang digelar oleh Djarum Foundation dan berlangsung di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (21/7/2019) malam.

Game pertama berlangsung cukup ramai, kedua pasangan selalu berkejaran angka. Akan tetapi, Kevin/Marcus tampil lebih konsisten dan begitu percaya diri sehingga menyulitkan Hendra/Ahsan. Setelah beberapa kali kedudukan imbang, Kevin/Marcus yang unggul dengan permainan cepat, akhirnya mengamankan game pertama.

Pada game kedua, penampilan Hendra/Ahsan makin menurun, mereka banyak melakukan kesalahan sendiri. Semakin tak terbendung, Kevin/Marcus tak dapat lagi dihentikan oleh Hendra/Ahsan.

"Hari ini kunci kemenangan kami di gim pertama bisa dibilang hoki bisa melewati gim pertama karena banyak mendapat tekanan. Tidak mudah meraih poin. Setelah itu di gim kedua kami bisa bermain lebih baik," kata Kevin usai pertandingan.

Hal ini juga diakui Marcus, yang menyatakan banyak bola beruntung di gim pertama.

"Di gim pertama kami banyak beruntungnya dan terbilang sangat susah. Mereka bisa menebak bola-bola kami, kondisi anginnya pun berbeda di gim pertama. Termasuk pengembalian bola terkahir Ahsan/Hendra tadi yang keluar lapangan," jelas Marcus.

Di pertandingan yang berlangsung selama 28 menit ini, Kevin terlihat sering adu netting bersama Hendra. Meskipun seringkali unggul di permainan net di pertandingan kali ini, namun Kevin melempar pujian kepada seniornya tersebut.

"Kami sudah saling mengenal karena sama-sama latihan bareng dan tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Koh Hendra salah satu pemain depan yang sangat baik. Jadi kami harus usaha dengan keluarkan kemampuan terbaik yang kita miliki," tambah Kevin.

Meski sudah berhasil mempertahankan gelar juara dan meraih titel level Super 1000 pertama mereka di tahun ini, Kevin/Marcus mengatakan bahwa mereka masih banyak kekurangan dan masih banyak yang harus mereka evaluasi.

Sementara Ahsan sependapat dengan juniornya, Kevin. "Tipe hampir sama, sudah saling kenal dan kami akui mereka lebih unggul dari kita yang banyak buat kesalahan sehingga ditekan terus," ujar Ahsan.

Meski gagal merebut gelar juara Ahsan tetap bersyukur bisa lolos hingga partai puncak. The Daddies pun tak malu mengakui bahwa The Minions memang berada di atas mereka. Juniornya dinilai lebih cepat sehingga sebagai senior mereka kewalahan dengan kecepatan pukulan lawan. "Saya ucapkan selamat untuk Minions," jawab Ahsan sumringah.

Selain kecepatan Hendra mengatakan power lawannya juga lebih kuat. Selain cepat kekuatan mereka juga lebih kencang.

"Kita sih maunya laga berlangsung ramai, namun inilah hasil akhirnya. Langkah kami sampai ke partai puncak ini juga tidak diduga bisa sampai final. Kita tidak mau muluk-muluk dalam target dan hanya membidik semifinal. Ya realistis saja," ungkap Hendra.

Dengan hasil ini, Marcus/Kevin mempertajam catatan pertemuannya dengan Ahsan/Hendra dengan tujuh kemenangan dari sembilan pertemuan. Bagi Marcus/Kevin, ini merupakan ulangan final Indonesia Masters 2019 pada Januari lalu dimana mereka juga berhasil mengalahkan Ahsan/Hendra.

Sementara itu, Ahsan/Hendra gagal mengulangi prestasi di All England dimana mereka mampu memenangkan gelar super 1000 pertamanya di tahun ini.

Hasil Blibi Indonesia Open 2019:
Ganda putra: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan 21-19, 21-16
Ganda putri : Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) 21-16, 21-18
Ganda campuran : Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Tiongkok) Vs Wang Yi Lyu/Huang Dongping (Tiongkok) 21-13, 21-18
tunggal putra dimenangi Chou Tien Chen (Taiwan) vs Anders Antonsen (Denmark) 21-18, 24-26, 21-15
tunggal putri : Akane Yamaguchi (Jepang) vs Pusarla V. Sindhu (India) 21-15, 21-16.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Kunci Kemenangan Chou Tien Chen di Final Tunggal Putra

Chou Tien Chen mengakui kunci kemenangan dalam laga final Indonesia Open 2019 terletak pada kemampuan untuk mengatur mental agar tetap kuat.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

The Minions Berhasil Pertahankan Gelar

Kevin/Marcus berhasil memertahankan gelar juara ganda putra setelah menundukkan Hendra/Ahsan, 21-19, 21-16 dalam waktu 28 menit.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Pebulutangkis Taiwan Juarai Tunggal Putra

Chou Tien Chen berhasil menjuarai tunggal putra Indonesia Open 2019 setelah menundukkan Anders Antonsen, 21-18, 24-26 dan 21-15 dalam waktu 90 menit.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Kalahkan Pusarla, Yamaguchi Raih Gelar Tunggal Putri

Akane Yamaguchi meraih gelar tunggal putri Indonesia Open 2019 setelah mengalahkan Pusarla Venkata Sindhu dengan skor 21-15, 21-16.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong Juarai Ganda Campuran

Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong berhasil mengalahkan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, 21-13, 21-18.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Yuki Fukushima/Sayaka Hirota Pertahankan Gelar Ganda Putri

Yuki/Sayaka berhasil meredam rekan senegaranya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, 21-16, 21-18 dalam waktu 51 menit.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

PRSI Kirim 8 Perenang ke Kejuaraan Dunia di Korsel

Mereka terdiri dari lima perenang putra dan tiga putri.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Menang Angka, Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super

Dalam duel 12 ronde, dua juri memenangkan Pacquiao 115-112 dan 115-112.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

Marcus/Kevin Tak Ingin Lengah Hadapi Hendra/Ahsan

Marcus/Kevin tetap dituntut untuk tampil maksimal dan menjaga fokus.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019

3 Negara Pastikan Juara, Ini Jadwal Final Indonesia Open

Selain Jepang, dua negara lain yang sudah memastikan gelar juara adalah Tiongkok dan Indonesia.

OLAHRAGA | 21 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS