Minta PB Djarum Lanjutkan Audisi, Ganjar: Saya Siap Bertanggung Jawab

Minta PB Djarum Lanjutkan Audisi, Ganjar: Saya Siap Bertanggung Jawab
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ( Foto: Suara Pembaruan/Stefy Thenu )
Stefy Thenu / CAH Rabu, 11 September 2019 | 07:21 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta audisi bulutangkis yang digelar PB Djarum terus berlanjut. Dirinya siap bertanggung jawab untuk hal tersebut.

"Silakan lanjutkan audisi. Gubernur Jawa Tengah tanggung jawab. Saya tanggungjawab penuh," kata Ganjar di hadapan peserta diskusi publik Lapor Goes to Campus di Universitas Diponegoro Semarang, Selasa (10/9/2019).

Ganjar mengatakan, dirinya sudah menelpon pengurus PB Djarum yang bermarkas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kepada pengurus PB Djarum, Ganjar secara langsung meminta audisi dilanjutkan.

Dari informasi yang ia terima, PB Djarum secara manajemen berbeda dengan PT Djarum Kudus yang memproduksi rokok. Mereka telah melakukan pembinaan bulutangkis sejak 1969 dan selama ini tidak pernah berbicara rokok.

"Kata pengurus PB Djarum, pak saya ini tidak bisnis rokok, saya ini cuma mengelola ini saja, cuma mengelola badminton. Lha kok saya disalahkan. Begitu katanya," ucap Ganjar menirukan percakapannya dengan pengurus PB Djarum.

Maka jika proses pembinaan yang dilakukan selama ini dibilang eksploitasi anak, menurut Ganjar adalah tuduhan yang aneh.

"Bayangkan, sejak 1969 lho. Usia saya saat itu baru setahun mereka sudah konsen dalam pembinaan atlet, kok tiba-tiba sekarang disalahkan," terang Ganjar.

Ganjar mengatakan, keterlibatan swasta dalam program pembinaan atlet sangat penting. Selain itu, diakui atau tidak, prestasi olahraga di Indonesia saat ini masih jelek.

Meski mendukung audisi terus berlanjut, Ganjar meminta dorongan publik untuk membubarkan KPAI dihentikan. Ganjar meminta tidak ada lagi hastag #BubarkanKPAI di twitter.

"Maka saya minta PB Djarum silakan lanjutkan audisi terus. Saya tanggungjawab. Tapi hastag bubarkan KPAI ya jangan,” tutupnya.

Polemik antara PB Djarum dan KPAI membuat PB Djarum memutuskan tidak lagi menggelar audisi pencarian bakat atlet bulutangkis. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyesalkan hal itu, dan dirinya terus mendorong agar PB Djarum tetap menggelar audisi.



Sumber: Suara Pembaruan