Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E 2020
Konvoi kendaraan listrik melintas di kawasan Bunderan HI , Jakarta, Jumat 20 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / YUD Jumat, 20 September 2019 | 20:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kota Jakarta sudah resmi menjadi tuan rumah Formula E pada tahun 2020 mendatang. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo mengumumkan hal itu saat konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Kejuaraan balap dengan kendaraan elektrik single-seater ini resmi akan diadakan di jantung Ibu Kota Indonesia, tepatnya di area Monumen Nasional (Monas) pada Juni 2020. Juga diumumkan masuknya Jakarta E-Prix pada seri kejuaraan ABB Formula E Championship musim 2019/2020.

Dalam konferensi pers tersebut, Anies Baswedan memapaparkan perjalanan Jakarta menjadi tuan rumah Formula E season ke-6, sekaligus secara resmi mengumumkan lokasi dan waktu penyelenggaraan.

“Bulan Juli lalu di New York saya bersama Alberto membicarakan fase lanjutan tentang rencana menjadikan Jakarta tuan rumah Formula E 2020. Dan alhamdulillah pembicaraan itu semuanya tuntas di bulan Agustus dan pada sore hari ini kita mendapatkan kehormatan,” kata Anies Baswedan.

Ia mengungkapkan gelaran Formula E tahun 2020 akan diselenggarakan di Jakarta pada Sabtu, tanggal 6 Juni 2020 dan akan menggunakan trek di Silang Monas.

Ajang bergengsi ini digelar di tiga benua ini, sejalan dengan visi transportasi Jakarta, yang menggunakan transportasi bebas emisi. Sehingga akan berdampak pada lingkungan serta gaya hidup masayarakat untuk menggunakan transportasi berbasis energi sustainable.

“Jakarta harus bisa menjadi pioner dalam mobilitas penduduknya karena itu komitmen kami dengan adanya Formula E kita mendorong masyarakat menggunakan kendaraan yang energinya sustainable serta ramah lingkungan,” ujar Anies Baswedan.

Selain itu, tambah Anies Baswedan, penyelenggaraan Formula E akan memberikan dampak pada perekonomian di DKI Jakarta. Terutama sektor sport tourism. Selain itu dapat pula memberi manfaat pada okupasi hotel, restoran, bahkan ekonomi warga Jakarta kebanyakan.

“Kita berharap lewat persiapan delapan bulan ke depan akan bisa menyelenggarakan dengan sebaik-baiknya, harapannya nanti kegiatan ini dapat menggerakkan perekonomian di Jakarta, terlebih ini kegiatan sport turism karena pariwisata berbasis sport akan memberikan manfaat ekonomi pada masyarakat di Jakarta lintas sektor,” terang Anies Baswedan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan telah menandatangani kontrak penyelenggaraan selama lima tahun berturut-turut. Sehingga apa yang diinventasikan pada 2020 nanti akan memberikan dampak signifikan empat tahun setelahnya.

“Kita selenggarakan lima tahun berturut-turut maka investasi yang kita lakukan akan dipakai berkali-kali dan harapannya kegiatan ini menjadi event tahunan yang ditunggu masyarakat Indonesia dan mengundang masyarakat internasional,” papar Anies Baswedan.

Sementara itu, penyelenggaraan Formula E di Jakarta disambut baik oleh Alberto Longo yang menjelaskan alasan utama Jakarta terpilih menjadi tuan rumah event yang akan dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo ini.

“Formula E adalah senjata untuk melawan perubahan iklim dan polusi kota dan kita selalu balapan di jantung kota, dan alasan menjadikan jakarta karena kita memiliki kesamaan visi untuk memberikan perhatian lebih ke planet ini dan bagian solusi dari itu adalah Formula E yang merupakan platform promosi untuk masyarakat lebih mencintai lingkungan hidup,” kata Alberto Longo.



Sumber: BeritaSatu.com