FPTI dan SSI Gelar Kejuaraan Panjat Tebing Asia di Bogor

FPTI dan SSI Gelar Kejuaraan Panjat Tebing Asia di Bogor
CEO Supersport Sensation International (SSI) Azwan Karim (kiri) dan Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Faisol Riza melakukan kerjasama menggelar Kejuaraan Panjat Tebing bertajuk "Asian Championship 2019". ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro D Situmorang )
Hendro D Situmorang / JAS Sabtu, 21 September 2019 | 09:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia resmi menjadi tuan rumah kejuaraan panjat tebing bertajuk Asian Championship 2019 di Pakansari, Cibinong, Bogor, 6-10 November. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tengah mempersiapkan para atlet terbaiknya guna mengikuti kejuaraan Asia ini.

Ketua Umum FPTI, Faisol Riza mengatakan dalam penyelenggaraannya FPTI bekerja sama dengan Supersport Sensation International (SSI). Sebanyak 200 atlet dari 18 negara di Asia akan mengambil bagian di kejuaraan tersebut.

Nantinya, ada tiga kategori yang dipertandingkan yaitu speed, lead, dan boulder. Saat ini, Aries Susanti bersama sembilan atlet panjat terbaik Indonesia lainnya tengah melakukan pelatnas di kompleks panjat tebing, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

"Kita akan turunkan atlet-atlet terbaik dari tim panjat tebing Indonesia agar bisa dicontoh oleh pepanjat-pepanjat junior. Mereka adalah Aries Susanti, Aspar Jaelolo, dan Alfian M Fajri disiapkan guna meraih target tiga emas yang kita bidik. Kejuaraan ini memang tak masuk untuk kualifikasi Olimpiade. Tapi, kami targetkan tim pelatnas untuk raih tiga emas di Bogor,” ucap Faisol di Senayan Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Kerja sama FPTI dan SSI ini memiliki durasi 3 tahun. Mulai 2020-2023 dan sebagai uji coba dari kolaborasi ini keduanya menggelar kejuaraan panjat tebing Asian Championship 2019. Langkah selanjutnya menggelar kejuaraan tingkat nasional, kelompok umur, hingga level sirkuit di nasional maupun internasional.

"Terkait pengelolaan, saya percaya SSI bisa menarik minat orang awam untuk menikmati olahraga panjat tebing. Untuk itu, SSI akan memiliki hak komersil penuh atas semua penyelenggaraan kompetisi yang digelar FPTI dari tingkat nasional, kelompok umur, dan sirkuit di Indonesia maupun di luar negeri," jelasnya.

CEO SSI, Azwan Karim yang juga mantan Sekjen PSSI itu menyatakan kerja sama ini dilakukan agar industri cabor panjat tebing di Indonesia bisa dikelola secara profesional dan berkembang pesat, karena sampai kini para atlet panjat tebing Indonesia telah berhasil menorehkan prestasi yang tinggi di kancah kejuaraan tingkat internasional.

"Kerja sama ini mendorong Indonesia untuk bisa menggelar berbagai kejuaraan panjat tebing, baik skala nasional maupun internasional yang bergengsi. Saya juga berharap panjat tebing di Indonesia makin maju. Dan, salah satu cara mempercepat popularitas panjat tebing dengan menggelar sebanyak-banyaknya kejuaraan," jelas Azwam.

Oleh karena itu, ia berharap tim panjat tebing Indonesia dapat kembali mengharumkan nama bangsa di ajang Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. 



Sumber: Suara Pembaruan