Para Pebulutangkis Junior U-19 Dibanjiri Bonus

Para Pebulutangkis Junior U-19 Dibanjiri Bonus
Para pebulutangkis Junior U-19 Indonesia berfoto bersama dan memamerkan bonus yang mereka terima, setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Junior 2019 kategori beregu di Kazan, Rusia. Bonus itu diberikan di Magelang, Jawa Tengah, pekan lalu. ( Foto: Istimewa )
Alexander Madji / AMA Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) dan pihak sponsor membanjiri para pemain tim beregu campuran junior U-19, pelatih, dan ofisial dengan bonus besar. Bonus itu diberikan atas prestasi mereka sebagai yang terbaik di Kejuaraan Dunia Junior 2019 atau BWF Worl Junior Champioship (WJC) 2019 di Kazan, Rusia, setelah mengalahkan Tiongkok di final dengan skor meyakinkan 3-1.

Djarum Foundation mengucurkan bonus sebesar Rp 300 juta untuk tim Beregu Campuran U-19 Indonesia. Selain itu, mereka juga masih mendapat bonus dari sponsor utama tim Indonesia, Li-Ning sebesar Rp 200 juta. Li-Ning juga memberi bonus sebesar Rp 75 juta kepada Tim Beregu Indonesia atas prestasinya menjadi runner up di ajang Beregu Campuran Asia Junior Championships pada Juli 2019.

Seremoni penghargaan digelar di GOR Djarum, Magelang,Jawa Tengah, pekan lalu. Lokasi ini dipilih karena setelah berjuang membawa nama bangsa di level dunia, para pahlawan muda bulutangkis ini kembali bertanding untuk membela klub masing-masing di turnamen CAFFINO Superliga Junior 2019.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, apresiasi yang diberikan merupakan ucapan terima kasih atas dedikasi para pebulutangkis muda yang berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah bulutangkis dunia.

“Kemenangan ini merupakan bukti untuk kesekian kalinya bulutangkis berhasil mempersatukan Indonesia. Di masa lalu kita juga ingat bahwa saat Indonesia sedang diguncang krisis pada tahun 1998, atlet-atlet bulutangkis kita mempersembahkan Piala Thomas. Semoga kemenangan demi kemenangan di panggung bulutangkis ini dapat merawat persatuan Indonesia,” tutur Yoppy Rosimin sebagaimana disampaikan dalam pernyataan pers yang diterima Beritasatu.com.

Selain memberikan penghargaan kepada Tim Beregu U-19 Indonesia, PB Djarum juga mengucurkan bonus kepada para atlet muda yang juga mencatatkan prestasi di kategori individu pada ajang WJC 2019. Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses meraih medali emas setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Di Zi Jiang/Wang Chang. Kemenangan Leo/Daniel menghapuskan puasa gelar di sektor ganda putra selama 27 tahun. Terakhir, ganda putra Indonesia meraih titel juara, yakni pada tahun 1992.

"Selama di Kazan, saya justru lebih percaya diri saat bermain di kategori beregu, karena kekompakan teman-teman yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia ini bisa menjadi motivasi lebih saat bertanding di lapangan. Bisa all-out, sehingga akhirnya kami bisa jadi juara," kata Daniel Marthin.

Sementara, Leo berhasil melengkapi koleksi gelar juara level junior pascasukses di Asia Junior Championship (AJC) 2019 Juli lalu dan kini BWF WJC 2019. Pebulutangkis kelahiran Klaten, Jawa Tengah, pada 29 Juli 2001 ini merasa mantap untuk naik kelas ke jenjang senior. "Bagi saya gelar di tingkat junior boleh dibilang belum apa-apa. Yang penting target saya selanjutnya adalah di (level) senior nanti. Jelas harus bisa lebih baik lagi," katanya.

Atas prestasi Leo/Daniel, PB Djarum memberikan bonus senilai total Rp 100 juta. PB Djarum juga memberikan bonus kepada pasangan ganda campuran Leo/Indah Cahya Sari Jamil, yang berhasil meraih medali perak di ajang yang sama. Keduanya menerima bonus senilai total Rp 50 juta. Bonus juga diterima atlet muda PB Djarum lainnya yakni, Febriana Dwipuji Kusuma yang berhasil meraih medali perak di sektor ganda putri dengan total hadiah Rp 25 juta.

Selain PB Djarum, PB Mutiara Cardinal dan PB Exist juga memberikan apresiasi kepada para atlet mudanya yang menorehkan prestasi di ajang WJC 2019. Atlet putri PB Mutiara Cardinal, Amallia Cahaya Pratiwi yang menjadi rekan duet Febriana, diganjar bonus sebesar Rp 25 juta. Sementara atlet muda PB Exist, Yonathan Ramlie yang meraih medali perunggu di WJC 2019 menerima bonus senilai Rp 7,5 juta.



Sumber: Suara Pembaruan