Fung Permadi: Tugas Pelatih Adalah Ciptakan Atlet Hebat

Fung Permadi: Tugas Pelatih Adalah Ciptakan Atlet Hebat
Sejumlah peserta audisi bulutangkis sedang menunggu pengumuman tiket tambahan untuk bisa lolos ke final Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di GOR Kudus, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Alexander Madji )
/ AMA Rabu, 20 November 2019 | 16:30 WIB

Kudus, Beritasatu.com - Manager tim PB Djarum Kudus Fung Permadi mengakui, tugas para pelatih di klubnya adalah menjadikan siswa hasil audisi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia menjadi atlet bulutangkis hebat di kemudian hari.

Kepada wartawan di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019) Fung mengatakan, untuk mencapai tujuan itu maka ada tiga hal penting yang dikerjakan para pelatih di klubnya.

"Pertama mengubah cara pikir anak-anak agar bisa berpikir sebagai serorang juara. Kedua, tugas pelatih dalam aspek teknik memperbaiki teknik bermain, termasuk membentuk fisik mereka. Ketiga bagaimana menyentuh hati mereka agar selalu ada mental tidak mudah menyerah," ujarnya.

Pada bagian lain, Fung Permadi yang juga mantan pemain tunggal putra Indonesia itu mengaku, dalam beberapa tahun terakhir, siswa hasil seleksi lewat audisi yang lolos ke PB Djarum tidak ada yang berhenti di tengah jalan.

"Beberapa tahun lalu, setelah kita terima dan hendak masuk karantina, memang ada anak yang tidak datang. Tetapi belakangan tidak ada. Alasan mereka yang tidak datang itu tidak terkait bulutangkis melainkan lebih ke arah karena masih ingin sekolah di daerahnya dan tidak bisa jauh dari org tua," cerita Fung.

Ia sendiri bisa memahami hal itu karena peran orang tua terhadap anak-anak yang masih di bawah 17 tahun ini masih sangat besar. Hampir semua siswa yang digodok di PB Djarmum berusia di bawah 17 tahun.



Sumber: Suara Pembaruan