Tim Pelatih PB Djarum Kesulitan Coret Peserta Audisi

Tim Pelatih PB Djarum Kesulitan Coret Peserta Audisi
Manager Tim PB Djarum Kudus, Fung Permadi ( Foto: Suara Pembaruan / Alexander Madji )
Alexander Madji / AMA Kamis, 21 November 2019 | 22:56 WIB

Kudus, Beritasatu.com - Manager tim PB Djarum Kudus Fung Permadi mengaku, tim pelatih cukup kesulitan menyeleksi peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 karena para peserta yang tembus ke final rata-rata memiliki kemampuan bermain bulutangkis yang bagus.

"Karena semua anak ini secara mendasar sudah bisa bermain bukutangkis dengan baik, maka sebenarnya kita kesulitan dalam mengeliminasi. Kemarin kita loloskan semua. Tadi pagi juga sulit mengeliminasi. Kalaupun ada yang tereliminasi, maka itu terjadi setelah melewati pembicaraan yang tidak mudah di tingkat tim seleksi," kata Fung Permadi di Kudus,Jawa Tengah, Kamis (21/11/2019) malam.

Fung bercerita, di tingkat tim pelatih yang menyeleksi peserta audisi, terjadi perdebatan saat memilih siapa yang harus dieliminasi. "Artinya, pelatih yang satu mengatakan ini dieliminasi tapi pelatih lain menanyakan alasannya. Jadi memang sulit. Kita tidak mudah mengeliminasinya," imbuh mantan pemain tunggal putra Indonesia itu.

Karena cukup sulit, maka tim pelatih PB Djarum Kudus tidak hanya melihat kemampuan bermain bulutangkis setiap peserta audisi. "Kita hanya mencari anak-anak, yang menurut kita, memiliki keistimewaan. Misalnya, punya skill dan pukulan yang mengejutkan dan smes yang tajam. Juga kita melihat anak-anak yang memliki daya cover lapangannya di atas yang lain," paparnya.

Selain itu, lanjut Fung, hal lain yang menjadi penilaian tim pelatih PB Djarum adalah daya juang. "Dinamika dalam rapat sebenarnya tidak hanya melihat kemampuan skill. Seperti kemarin, sebenarnya ada tiga yang tidak lolos, tetapi kita berbagi rasa. Kita loloskan semua karena pertimbangan ingin melihat lagi beberapa aspek lain. Hari ini baru kita seleksi secara lebih ketat lagi," ujarnya lagi.

Setelah melewati dua tahap seleksi sepanjang Kamis (21/11/2019) sejak pagi hingga malam, total yang melaju ke seleksi tahap ketiga atau seleksi terkahir pada Jumat (22/11/2019) sebanyak 71 orang. Mereka terdiri dari 18 orang U-11 putri, 27 orang
U-11 putra, sembilan orang U-13 putri, dan 17 orang U-13 putra.

Pada seleksi tahap ketiga, mereka akan menjalani tes fisik sebelum kembali tes kompetisi. Mereka yang lolos akan masuk ke tahap karantina sebelum resmi menjadi atlet bulutangkos PB Djarum.



Sumber: Suara Pembaruan