PB PASI Berikan Panggung untuk Atlet Muda di SEA Games 2019

PB PASI Berikan Panggung untuk Atlet Muda di SEA Games 2019
Tim estafet putra 4 x 100 meter mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. ( Foto: ANTARA FOTO )
Hendro D Situmorang / JAS Jumat, 22 November 2019 | 07:08 WIB

Jakarta, Beritasau.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) memberikan panggung bagi atlet-atlet muda yang tergabung di Tim Atletik Merah Putih untuk SEA Games 2019 Filipina 30 November-11 Desember. Multievent Asia Tenggara tersebut dijadikan untuk mendapat pengalaman bertanding di luar negeri.

Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan, mengaku tidak terlalu mengharapkan medali emas di Filipina. Ia hanya ingin memiliki sprinter hebat selain Lalu Muhammad Zohri di masa mendatang.

"Saya tak mengharapkan medali, saya hanya mengharapkan Zohri semakin cepat dan kita harus punya banyak pelari yang larinya di bawah 11 detik. Harus anak muda yang kita tonjolkan. Lihat itu pelari muda yang kembar Rici dan Rico saja belum pernah bertanding ke luar negeri," katanya di Stadion Madya GBK Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Bob ingin mengirim para pelari junior karena dirinya sudah tak memikirkan soal medali emas di Filipina.

"Yang muda harus maju. Tidak perlu target emas yang penting bisa dapat pengalaman bertanding tingkat internasional," ujar Bob.

Manajer Pelatnas PB PASI, Mustara mengatakan pihaknya telah menyiapkan 35 atlet untuk mengikuti SEA Games 2019 Filipina. Mereka terdiri dari 18 atlet putra dan 17 putri. Para atlet itu total akan mengikuti 16 nomor perlombaan putra, 17 nomor perlombaan putri, dan satu nomor perlombaan campuran. Ia menegaskan persiapan para atlet menjelang event dua tahunan tersebut sudah mendekati 100 persen.

"Kalau dari laporan pelatih sih on schedule. Mudah-mudahan tak masalah. Atlet juga sudah mendekati 100 persen. Yang paling penting itu di akhir-akhir ini adalah masalah psikologi ya. Kami juga punya tim psikologi dan recovery yang cukup baik," jelas Mustara.

Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak Indonesia pada SEA Games 2017. Sebanyak lima medali emas dipersembahkan Atjong Tio Purwanto, Hendro Yap, Triyaningsih, dan Eki Febri Ekawati.

Pada SEA Games 2019, Indonesia berharap atletik bisa kembali berprestasi. Pasalnya, jika dilihat dari komposisinya, atlet senior masih mendominasi dibandingkan atlet remaja atau junior. Sebab itu, dengan komposisi atlet yang dikirim, Indonesia berpeluang kembali mengulang prestasi di SEA Games Filipina.

Mustara mengungkapkan, atlet muda yang dikirim memang tidak dipatok untuk mendapatkan medali dan bisa meningkatkan prestasi karena cabang terukur.

Selain itu, Mustara mengatakan, PB PASI ingin tetap mempertahankan prestasi yang diraih atletik sebagai penyumbang medali terbanyak. Menurutnya, tanpa diberikan target oleh pemerintah sekali pun, para atlet atletik sudah mempunyai catatan waktunya masing-masing.

Namun, Mustara berharap pada SEA Games 2019 nanti, posisi atletik sebagai peraih medali terbanyak pada SEA Games 2017 tak tergantikan.

"Saya ingin medali sebanyak-banyaknya agar muruah atletik tetap sebagai induk olahraga. Kalau di konsep jangka panjang kami memperbaiki peringkat-peringkat, bukan hanya di prestasi tapi juga secara organisasi, ranking negara kita juga kan naik saat punya juara dunia. Sasaran kami bukan SEA Games lagi, kami harus ke atas," tutup dia.



Sumber: Suara Pembaruan