Angkat Besi Tembus 4 Emas, 1 Perak, dan 5 Perunggu

Angkat Besi Tembus 4 Emas, 1 Perak, dan 5 Perunggu
Tim angkat besi Indonesia bersama Pengurus Besar PABBSI. (Foto: PABBSI)
Hendro D Situmorang / JAS Rabu, 4 Desember 2019 | 19:31 WIB

Manila, Beritasatu.com - Indonesia menutup pertandingan cabang olahraga (cabor) angkat besi SEA Games 2019 di Filipina dengan membawa pulang 4 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu dari 10 nomor yang diperlombakan. Tambahan 1 medali emas dan 1 medali perunggu, menjadi akhir perjuangan para lifter andalan Indonesia pada ajang SEA Games 2019 yang berlangsung di Ninoy Aquino Stadium, Metro Manila, Rabu (4/12/2019).

Satu tambahan emas terakhir cabor angkat besi dipersembahkan oleh Rahmat Abdullah yang turun di kelas 73 kilogram putra setelah berhasil mencatat total angkatan 322 kilogram, dengan rincian snatch 145 kilogram serta clean and jerk 177 kilogram.

Ia berhasil melampaui total angkatan lifter asal Vietnam, Pham Tuan Anh yang meraih medali perak dengan 304 kilogram. Sementara medali perunggu diraih lifter asal Malaysia, Hidayat Muhammad Erry dengan total angkatan 300 kilogram. Menanggapi hasil itu, Rahmat mengucap syukur.

Selain Rahmat, Tsabita Ramadani yang turun di kelas 71 kilogram putri, Rabu (4/12) juga menyumbang satu medali perunggu bagi tim angkat besi Indonesia. Tsabita harus puas dengan medali perunggu setelah mencatat total angkatan 296 kilogram dengan rincian snatch 93 kilogram serta clean and jerk 203 kilogram.

Ia harus mengakui ketangguhan lifter tuan rumah, Kristel Macrohon yang meraih medali emas dengan total angkatan 309 kilogram. Sementara medali perak diraih lifter asal Vietnam, Nguyen Thi Van dengan total angkatan 306 kilogram.

Sebelumnya, tiga emas juga diraih Deni di kelas 67 kilogram putra, Eko Yuli Irawan (61 kilogram putra), dan Windy Cantika Aisah (49 kilogram putri).

Dengan tambahan satu emas dan satu perunggu ini, Indonesia finis di urutan kedua daftar perolehan medali cabor angkat besi dengan 4 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.

Indonesia berada di bawah Vietnam yang menjadi juara umum dengan 4 emas, 5 perak, dan 1 perunggu. Sementara tuan rumah Filipina di tempat ketiga dengan dua emas, tiga perak, dan dua perunggu, disusul Myanmar yang meraih satu perak dan Malaysia dengan dua perunggu.

Menanggapi hasil yang diperoleh tim angkat besi Indonesia di ajang SEA Games kali ini, Manajer Tim Angkat Besi, Sonny Kasian mengaku bangga dengan prestasi para atlet senior dan junior yang hampir setara.

"SEA Games merupakan sasaran antara bagi kami. Komposisi atlet senior dan junior membuktikan bahwa regenerasi pembinaan berjalan di PABBSI," ungkapnya ketika dihubungi.

Senada juga dikemukakan Pelatih Kepala Angkat Besi Indonesia, Dirjda Wiharja. Menurutnya selain mengejar tuby point Olimpiade 2020 Tokyo, para atlet junior juga dipersiapkan menghadapi Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok. [H-15]



Sumber: BeritaSatu.com