Pelti Komitmen Semai Bibit Regenerasi Tenis Indonesia

Pelti Komitmen Semai Bibit Regenerasi Tenis Indonesia
Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar dan Direktur Turnamen Medco Energi FIKS Open, Meiske Wiguna mempertahankan turnamen agar tetap hadir menghiasi tenis Indonesia. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. PP Pelti)
Hendro D Situmorang / FER Minggu, 15 Desember 2019 | 16:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Turnamen memiliki peran sangat penting dalam pembinaan prestasi tenis nasional. Apalagi bila telah rutin terselenggara dalam kurun waktu 58 tahun seperti kejuaraan nasional, MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019, yang digelar mulai 15-21 Desember 2019, di lapangan tenis indoor Siliwangi Bandung.

Theo Sambuaga Puji Tim Tenis Indonesia

Ketua umum PP Persatuan Tenis Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar, mengatakan, ajang turnamen nasional junior berlevel J2 ini harus dipertahankan karena merupakan turnamen legenda yang telah menghasilkan petenis-petenis nasional dalam rentang waktu 58 tahun.

"Maka dengan segala upaya, kami akan selalu siap membantu mengatasi segala kendala yang menghambat berlangsungnya turnamen ini,” ucap Rildo Ananda Anwar dalam keterangan persnya, Minggu (15/12/2019).

Rildo mengatakan, kendala utama dalam penyelenggaraan kejuaraan adalah minimnya ketersediaan dana. "Kami berusaha menjalin kerja sama dengan sponsor dari dunia usaha yang dimiliki mantan petenis. Jadilah turnamen ini menyandang title sponsor MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019," lanjutnya.

Pelti Optimistis Emas di SEA Games 2019

Auditor utama Kempupera ini juga menyinggung keberhasilan Indonesia keluar sebagai juara umum tenis SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Tunggal putri Aldila Sutjiadi, pasangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies dan mixed doubles Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat mempersembahkan medali emas bagi kontingen Merah Putih.

"Prestasi SEA Games 2019 ini memang membanggakan, namun memberi amanah bagi kami untuk bekerja lebih keras untuk menyiapkan pelapis-pelapis yang akan menggantikan petenis senior. Dan turnamen ini pun mempunyai andil amat penting dalam proses regenerasi petenis," imbuhnya.

Sementara itu, hari pembuka MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019 telah bergulir pertandingan mini tenis nomor tunggal red ball Kelompok Umur (KU) 8 tahun.

Sayangnya, wakil tuan rumah harus merelakan gelar juara terbang ke kota lain. Petenis Bekasi, Almagestha Zafa Utama keluar sebagai juara kelompok putra sedangkan wakil Tulungagung (Jawa Timur), Kirana Zahra Wibowo memenangi gelar juara putri.

"Ini nomor pertandingan baru pada tahun ini agar suasana turnamen semakin semarak,” tutur Direktur Turnamen, Meiske Wiguna.

Selain menggunakan lapangan tenis indoor dan outdoor Siliwangi sebagai arena MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open ini juga berlangsung di lapangan tenis Taman Maluku dan Sesko AD. Kejuaraan resmi dalam kalender kompetisi PP Pelti kategori J2 ini menggelar nomor tunggal dan ganda KU 10, 12 dan 14 serta 16 tahun.

Meiske berharap, melalui kejuaraan ini bibit-bibit potensial petenis muda di Tanah Air dapat terus terbina sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia.



Sumber: Suara Pembaruan