Petenis Junior Antusias Tanding di MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019

Petenis Junior Antusias Tanding di MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019
Petenis junior, Rafalentino Dacosta, unggulan keempat tunggal putra KU-12 kejuaraan tenis MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019, mengembalikan bola pada pertandingan, Senin (16/12/2019).
Hendro D Situmorang / AMA Senin, 16 Desember 2019 | 21:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Para petenis junior sangat antusias bermain pada kejuaraan tenis nasional junior tertua di Tanah Air, MedcoEnergi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019. Apada turnamen ini  menjadi ajang resmi dalam kalender kompetisi PP Pelti (TDP) level J2 ini sebagai agenda rutin pengisi jadwal tanding anak didiknya pada tiap akhir tahun.

Di antaranya adalah Pengcab Pelti Musi Banyuasin (Sumatera Selatan) yang memboyong enam petenisnya mengikuti turnamen yang telah berusia 58 tahun ini. Bahkan mereka rela menempuh perjalanan darat dari daerah asal dengan konvoi tiga mobil menuju arena pertandingan di ibu kota Jawa Barat ini dalam empat tahun terakhir.

Sayangnya pada hari kedua, Senin (16/12/2019), mereka harus rela kehilangan salah satu petenis andalannya, Jackqulynn Zavio Audrey Yoza. Unggulan pertama nomor tunggal KU-12 itu tersingkir di tangan non-unggulan asal Sragen (Jawa Tengah). Witjaksono Wahyu Tri Jati dengan skor akhir 4-8.

“Biar menjadi pelajaran baginya karena meskipun menempati posisi unggulan teratas tidaklah berarti bisa memenangi setiap pertandingan. Tetap harus fokus dan tak boleh menganggap enteng lawan,” tutur pelatih Pelti Musi Banyuasin, Karna Nedy Yoza.

“Kami kini berharap pada Sherena Valencia yang juga unggulan pertama tunggal putri KU-10,” imbuhnya.

Sementara itu, Jakarta International Tennis Academy (JITA) mengirim tidak kurang dari 20 petenis mengikuti kejuaraan ini. “Kami berhubungan baik dan saling mendukung dengan penyelenggara turnamen ini. Kebetulan waktunya juga tidak bentrok dengan kegiatan sekolah petenis, jadi kami bisa membawa lebih banyak pemain tahun ini,” ucap founder JITA, Goenawan Tedjo di arena turnamen, Senin (16/12/2019).

Hingga hari kedua turnamen yang disokong MedcoEnergi ini, dua andalan sekolah tenis yang bermarkas di kawasan Cilandak Jakarta itu masih berhasil melaju ke babak ketiga. Rafalentino da Costa yang menempati posisi seeded keempat tunggal putra KU-12, sukses membekuk Daryl Matthew Widjaja (DKI) 8-4. Sedangkan unggulan ketujuh tunggal putra KU-14, Ahmad Fauzan sukses menyingkirkan Muhammad Yusuf Alfaris (Bogor) 6-3 6-2.



Sumber: Suara Pembaruan