Dua Induk Cabang Olahraga Belum Serahkan LPJ Pelatnas

Dua Induk Cabang Olahraga Belum Serahkan LPJ Pelatnas
Ilustrasi kejuaraan sepatu roda ( Foto: Antara/Maulana Surya )
Hendro D Situmorang / FER Selasa, 14 Januari 2020 | 18:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) memberikan peringatan untuk yang ketiga kalinya untuk 2 induk cabang olahraga (cabor) hingga saat ini belum menyerahkan atau melengkapi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan pelatnas 2019.

Kempora Ultimatum 9 Cabor yang Lalai LPJ Pelatnas

Pengurus kedua cabang olahraga itu, dituntut segera menyelesaikan laporan, agar dana pelatnas 2020 bisa dicairkan tepat waktu.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kempora, Chandra Bhakti, menyatakan, cabor tersebut adalah sepatu roda (Porserosi) dan bola basket (Perbasi). Alhasil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional, Yayan Rubaeni akhirnya mengeluarkan surat peringatan untuk terakhir kalinya yakni ketiga bagi 2 cabor yang belum serahkan LPJ.

"Deadline surat peringatan ketiganya besok Rabu 15 januari 2020 hingga pukul 15.00 WIB. Bila tidak juga diserahkan juga, kami akan laporkan ke pimpinan. Nantinya Menpora yang memutuskan harus bagaimana. Kemungkinan dana pembinaan mereka untuk tahun 2020 bisa terhambat. Selain itu juga mereka sendiri yang melaporkan langsung ke tim audit BPK, tanpa kami seleksi atau bantu lagi LPJ-nya karena sudah sangat telat. Kami sangat sayangkan hal ini," ujar Chandra di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Joyada Ajukan Keringanan Pajak Golf

Kempora telah mengeluarkan dana sebesar Rp 500 miliar untuk pelatnas 2019 untuk 49 cabor penerima anggaran pemerintah. Induk cabor memiliki kewajiban membuat laporan pertanggungjawabannya yang sudah tertuang dalam kesepakatan bersama dan petunjuk teknis.

Sementara sudah ada 9 cabor yang menyerahkan proposal pembinaan prestasi tahun 2020 yakni untuk olimpiade 2020 dan pelatnas pembinaan.

Untuk Olimpiade ada cabor angkat besi, bulutangkis, panahan, atletik sepeda, tenis, basket. Sementara untuk pembinaan prestasi ada cabor jujitsu dan silat.



Sumber: Suara Pembaruan