24 Tiket Final Piala Presiden eSports 2020 Diperebutkan 92 Peserta Regional Barat

24 Tiket Final Piala Presiden eSports 2020 Diperebutkan 92 Peserta Regional Barat
Pertandingan Mobile Premier League. ( Foto: Istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Minggu, 19 Januari 2020 | 19:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 92 peserta bertarung di final regional barat turnamen Mobile Premier League (MPL) Piala Presiden eSports 2020 yang digelar di 23 Paskal Shopping Center, Kota Bandung, Sabtu (18/1/20/2020). Total 24 peserta dengan skor tertinggi akan melangkah ke Grand Final Piala Presiden eSports 2020 yang akan digelar di Jakarta pada 1-2 Februari mendatang, ditambah delapan jebolan final regional timur.

Piala Presiden eSports 2020 yang merupakan kolaborasi Indonesia eSports Premier League (IESPL), Kantor Staf Presiden (KSP), Kempora, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan total hadiah senilai Rp 1,5 miliar. Sedangkan untuk Turnamen MPL menyediakan hadiah Rp 250 juta.

Head of Business Development MPL Indonesia, Resha Adi Pradipta, mengaktakan bahwa peserta final regional telah lolos seleksi tahap pertama di aplikasi MPL bersama ”Seleksi Piala Presiden 2020” yang memilih 128 pemilik skor tertinggi untuk bertarung di final regional timur dan barat.

Resha Adi menyebut antusiasme peserta untuk mengikuti ajang ini sangat besar. Bahkan hingga pendaftaran MPL di Piala Presiden eSports 2020 ditutup pada Desember silam, tercatat lebih dari 50.000 peserta terdaftar yang lantas mencatatkan rekor tersendiri.

"Berbicara antusiasme, waktu seleksi itu ada lebih dari 50.000 orang pendaftar. Kami memecahkan rekor individual partisipan," cetus Resha Adi ketika ditemui di sela-sela final regional barat, Minggu (19/1/2020).

Pada Piala Presiden eSports 2020, MPL menghadirkan gim Fruit Dart karena bisa dimainkan secara perorangan oleh siapa pun dengan latar belakang kemampuan yang berbeda. Sehingga, bukan hanya untuk gamer profesional saja.

"Misi kami adalah demokratisasi eSports menjadi sesuatu yang bisa dipelajari semua orang, tapi tetap butuh kemampuan untuk menekuni profesi atlet. Di Surabaya kemarin ada peserta berumur 40 tahun, di Bandung 38 tahun, bahkan satu keluarga," tandasnya.

Pada gim MPL semua peserta akan memainkan gim Fruit Dart yang mengharuskan mereka menghabiskan semua buah yang muncul dengan cara melempar pisau ke arah buah sebanyak mungkin. Mereka harus mencetak skor tertinggi dalam waktu tertentu. Pemenang ditentukan berdasarkan skor tertinggi yang dihitung dari jumlah buah yang berhasil terpotong, termasuk combo yang didapatkan.



Sumber: BeritaSatu.com