One Championship

Hadapi Petarung Kamboja, Eko Roni Siap "Unjuk Gigi" di Istora

Hadapi Petarung Kamboja, Eko Roni Siap
Eko Roni Saputra ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 20 Januari 2020 | 12:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pegulat Indonesia Eko Roni Saputra akan kembali melakoni laganya di panggung dunia OneChampionship untuk yang ketiga kali dalam karier profesionalnya. Kali ini, Eko akan tampil melawan petarung dari Kambojia Khon Sichan pada tanggal 7 Februari di One: Warriors Code di Istora Senayan, Jakarta.

“Saya sangat senang dengan progres yang saya alami. Merasa lebih nyaman dan lebih fokus di Mixed Martial Arts (MMA), walaupun ini boleh dibilang masih baru bagi saya. Saya tetap latihan setiap hari dan menjadi lebih baik setiap harinya,” kata Eko dalam keterangannya, Senin (20/1/2020).

“Saat sekarang saya memperdalam latihan disiplin ilmu bela diri lainnya seperti Boxing, Brazilian Jiu Jitsu dan Muay Thai. Itu merupakan skil utama yang harus saya kuasai dan kembangkan sehingga saya bisa menjadi petarung yang lengkap.”

Eko merupakan petarung yang sangat prospek masa depannya di One Championship. Memiliki rekor gulat 116-10-0 dan memenangkan beberapa kejuaran gulat nasional, Eko langsung bergabung dengan tim Evolve MMA untuk mengasah lebih dalam lagi keilmuan mixed martial arts-nya semenjak awal tahun 2019.

Perkembangannya sangat berpengaruh pada saat latihan di Evolve MMA dimana dia berlatih bersama para juara dunia lainnya dari berbagai macam latar belakang seperti juara dunia BJJ dan mantan juara dunia One Championship kelas strawweight Alex Silva, JUara Dunia WBA Boxing Drian Francisco dan mantan penantang juara dunia One World Title Amir Khan.

Eko mengawali karier bertarungnya di MMA melawan Nico Soe bulan April 2019 tetapi hasil yang kurang beruntung karena mengalami technical knockout (TKO) setelah mengalami cedera dipelipis yang memaksa dokter untuk menghentikan pertarungan. Laga selanjutnya di negarinya sendiri Indonesia, giliran Eko yang beruntung terhadap lawannya Kaji Ebin yang mengalami cedera dan wasit menghentikan pertarungan dan memberikan Eko kemenangan.

Setelah 2 pertarungan tersebut, Eko masih belum menunjukan kebolehannya dalam MMA secara maksimal. Maka oleh sebab itu, inilah saatnya Eko menunjukkan keahliannya dan menunjukan kepada dunia apa yang bisa dia dilakukan.

“Setiap atlet di Evolve MMA berlatih bersama dan saling tolong menolong dalam pengembangan skill masing-masing. Saya sangat senang sekali dengan seluruh teman latihan saya. Mereka memiliki pengalaman yang hebat di MMA, Muay Thai dan BJJ. Saya banyak belajar dari mereka dengan melakukan latihan bersama,” tutup Eko.



Sumber: BeritaSatu.com