Kobe Bryant dan Putrinya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Kobe Bryant dan Putrinya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Kobe Bryant ( Foto: Istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 27 Januari 2020 | 06:18 WIB

California, Beritasatu.com - Kabar duka datang dari dunia basket Amerika Serikat. Mantan pebasket NBA, Kobe Bryant bersama putrinya yang berusia 13 tahun, Gianna Maria Onore. tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020) pagi waktu setempat. 

Saat itu Kobe Bryant dan anaknya sedang dalam perjalanan ke Mamba Academy untuk latihan basket. Selain Kobe Bryant dan putrinya, empat penumpang lainnya juga tewas. Helikopter itu terbakar lalu jatuh setelah berputar-putar di udara.

Sampai saat ini pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kecelakaan helikopter pribadi Kobe Bryant tersebut. Saksi mata melaporkan bahwa suara mesin helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant terdengar tak normal sebelum kecelakaan terjadi.

Kobe Bryant menjadi salah satu pebasket legendaris. Berbagai prestasi telah ditorehkannya bersama Los Angeles Lakers dan juga Tim Nasional Amerika Serikat. Dia mengantar Lakers menjadi juara NBA selama lima kali pada 2000, 2001, 2002, 2009, dan 2010. 

Dia bahkan tercatat menjadi pemain terbaik pada NBA Finals pada 2009 dan 2010. Selain itu, Kobe juga ditasbihkan sebagai pemain terbaik atau MVP untuk musim reguler pada 2008. Selama kariernya, Kobe Bryant terpilih bermain di ajang All Star Game selama 18 kali. Saat bermain di All Star Game, Kobe bahkan mencatatkan diri sebagai yang terbaik sebanyak 4 kali, yaitu pada 2002, 2007, 2009, dan 2011.

Bersama Timnas AS, Kobe Bryant mencatatkan prestasi meraih dua medali emas, yaitu pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

Dia menutup kariernya di NBA pada 2016, setelah bermain selama 20 musim. Untuk menghormati prestasi yang diraih Kobe Bryant, Los Angeles Lakers memensiunkan nomor punggung 8 dan 24 yang dikenakannya selama bermain. 



Sumber: The New York Times