Helikopter yang Angkut Kobe Bryant Tak Miliki Black Box

Helikopter yang Angkut Kobe Bryant Tak Miliki Black Box
Kobe Bryant berpose di depan helikopternya. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 28 Januari 2020 | 09:21 WIB

Los Angeles, Beritasatu.com - Helikopter yang jatuh saat membawa Kobe Bryant dan delapan orang lainnya pada hari Minggu (26/1/2020) tidak memiliki kotak hitam (black box), dan alat perekam. Hal ini diungkapkan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) pada Senin (27/1/2020) sore.

Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan yang terjadi di Calabasas, California, sekitar 30 mil barat laut Los Angeles. Petugas setempat masih mengumpulkan sisa-sisa korban pada hari Senin (27/1/2020) kemarin.

NTSB mengadakan briefing dan memberikan informasi terbaru tentang investigasinya. Pejabat dengan agensi mengatakan bahwa drone memetakan daerah yang menjadi lokasi jatuhnya helikopter. FBI membantu pengumpulan bukti.

NTSB mengatakan disposisi helikopter Sikorsky S-76 pada saat kecelakaan itu belum jelas. Potongan-potongan helikopter tersebar di lereng bukit dekat titik dampak utama. Adapun area puing membentang selebar sekitar 600 kaki. Seorang pejabat bernama scene crash "sangat menghancurkan" dan mengatakan bahwa bertahan hidup tidak akan mungkin terjadi.

Departemen Sheriff Los Angeles County mengatakan pihaknya melindungi daerah di sekitar kecelakaan untuk mencegah pengganggu mengakses situs tersebut.



Sumber: Business Insider