Bebas dari Corona, Atlet Bulu Tangkis Tiongkok Siap Berlaga

Bebas dari Corona, Atlet Bulu Tangkis Tiongkok Siap Berlaga
Ilustrasi bulutangkis. ( Foto: Antara )
/ YUD Sabtu, 22 Februari 2020 | 17:02 WIB

Beijing, Beritasatu.com - Atlet bulu tangkis Tiongkok siap kembali berlaga usai para pemainnya dinyatakan telah bebas dari virus corona. Hal tersebut diinformasikan oleh Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) bahwa para pemain tidak terinfeksi corona.

Dilansir dari laman resmi BWF, CBA melalui keterangan tertulisnya, menegaskan bahwa timnya dalam keadaan sehat dan tidak terinfeksi maupun diduga terinfeksi virus corona (Covid-19).

Bahkan, saat ini sebagian pemain tim nasional China juga sudah tiba di Inggris untuk berlatih demi tampil di turnamen besar terdekat, yaitu All England yang berlangsung di Birmingham, 11-15 Maret.

"Sejak merebaknya wabah virus corona, ada banyak perhatian apakah tim Tiongkok bisa berpartisipasi atau tidak," demikian CBA melalui pernyataan tertulis, Sabtu (22/2/2020).

"Kami ingin menjelaskan bahwa tim bulu tangkis Tiongkok dalam keadaan sehat dan tidak ada yang dinyatakan terinfeksi atau diduga terinfeksi."

"Mayoritas tim melakukan perjalanan ke Inggris untuk pemusatan latihan pekan lalu dan sisanya masih berada di Beijing untuk mengajukan visa."

Sejak merebaknya wabah virus corona di Tiongkok membuat tim bulu tangkis Negeri Tirai Bambu itu kesulitan untuk mengikuti kompetisi di negara lain, karena kekhawatiran akan terinfeksi Covid-19.

Akibat ketakutan tersebut, para pemain Tiongkok menarik diri dari Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Filipina lantaran pemerintah setempat melarang warga Tiongkok memasuki wilayahnya.

Tak hanya itu, beberapa kejuaraan di Tiongkok yang dijadwalkan digelar pada Februari-Maret pun terpaksa ditunda atau dibatalkan.

Namun, kekhawatiran tersebut kini telah terjawab saat para pebulu tangkis Tiongkok akhirnya dibolehkan bertanding di turnamen internasional.

Tim bulu tangkis Tiongkok dijadwalkan akan berpartisipasi pada beberapa turnamen termasuk German Open, All England, dan Swiss Open.

"CBA dengan bantuan BWF dan pihak lain sedang berupaya untuk memastikan mereka tampil dalam turnamen tersebut."

Bukan tanpa alasan mereka berharap dapat diizinkan bertanding, sebab turnamen-turnamen tersebut sangat penting dalam penentuan kelolosan atletnya menuju Olimpiade 2020 Tokyo.



Sumber: ANTARA