Hantam KO Deontay Wilder, Tyson Fury Juara Tinju Kelas Berat WBC

Hantam KO Deontay Wilder, Tyson Fury Juara Tinju Kelas Berat WBC
Petinju Inggris, Tyson Fury (tengah) memukul lawannya, Deontay Wilder, dalam laga tinju kelas berat versi WBC, 22 Februari 2020 di MGM Grand, Las Vegas. ( Foto: AFP )
Jaja Suteja / JAS Minggu, 23 Februari 2020 | 13:03 WIB

Las Vegas, Beritasatu.com - Petinju Inggris, Tyson Fury, membuktikan dirinya adalah salah satu petinju terbaik kelas berat dunia setelah dalam laga Sabtu (22/2/2020) waktu AS atau Minggu (23/2/2020) siang WIB menundukkan juara WBC Deontay Wilder dengan knock-out pada ronde ketujuh.

Ini merupakan laga ulang atau rematch setelah pada Desember 2018 lalu pertarungan kedua petinju berakhir imbang. 

Dengan kemenangan ini maka Tyson Fury pun berhak atas gelar juara kelas berat versi WBC yang sebelumnya disandang Wilder.

Fury memang bukan petinju sembarangan. Sebelumnya, petinju asal Inggris ini juga menyandang juara kelas berat dunia setelah menundukkan Wladimir Klitschko pada 28 November 2015. Kesuksesan menundukkan petinju asal Ukraina ini membuatnya menyandang juara kelas berat lima badan tinju dunia yakni WBA, IBF, WBO, IBO, dan The Ring.

Namun semua gelar tersebut kemudian dilucuti karena Fury menolak tarung wajib. Fury juga terbukti kecanduan obat-obat terlarang.

Dalam laga melawan Wilder yang bertempat di MGM Grand Arena ini, Fury menyerang sejak menit awal ronde pertama. Dia terus berupaya melancarkan pukulan keras ke arah lawannya yang berasal dari Amerika Serikat tersebut. Wilder sendiri berupaya meladeni dengan melepaskan pukulan jab.

Pada ronde berikutnya, Fury masih terus beruspaya menyerang. Sementara tangan kanan Wilder seolah tak berfunsi malam itu. Futy pun memanfaatkan kondisi ini.

Pada babk ketiga, Fury terus berupaya melontarkan pukulan keras dan mulai membuat Wilder kesulitan. Dan akhir ronde ketiga ini, pukulan telak Fury berhasil membuat lawannya terjatuh.

Wilder masih mampu berdiri, namun Fury terlihat mulai menang angin. 

Setelah mendominasi pada ronde keempat, Fury mulai menyerang sisi kanan Wilder pada ronde kalima. Fury untuk kedua kalinya berasil memukul jatuh Wilder dengan pukulan ke arah bodi.

Pada ronde kelima, nilai Fury sempat dikurangi karena masih memukul lawannya saat bel istirahat dibunyikan.

Fury masih tetap menunjukkan dominasinya pada ronde keenam. Telinga kiri Wilder berdarah cukup parah bahkan mungkin memecahkan gendang telinganya karena terus-menerus menerima pukulan Fury. 

Pada ronde ketujuh, Fury berhasil membuat Wilder terpojok di sudut ring. Wasit pun kemudian menghentikan pertandingan dan menyatakan Fury menang KO di ronde ketujuh.

  



Sumber: Boxingscene