Andy Wibowo: Triatlon Ironman 70.3 Lombok Hadirkan Tantangan Baru

Andy Wibowo: Triatlon Ironman 70.3 Lombok Hadirkan Tantangan Baru
Atlet triatlon Indonesia, Andy Wibowo yang menjadi duta Ironman 70.3 Lombok
Hendro D Situmorang / JAS Selasa, 25 Februari 2020 | 17:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Atlet triatlon Indonesia, Andy Wibowo menilai ajang Ironman 70.3 Lombok menjadi kompetisi yang tidak boleh dilewatkan oleh para atlet triatlon di Indonesia. Ironman 70.3 bisa dikatakan sebagai ajang manusia super yang mengikuti kejuaraan triatlon yakni gabungan dari 3 cabor; renang, sepeda, dan lari dengan jarak yang lebih jauh dan lebih menantang.

Andy Wibowo yang baru saja ditunjuk sebagai duta Ironman 70.3 Lombok mengatakan Lombok adalah tempat yang ideal untuk gelaran kelas dunia seperti Ironman. Kompetisi ini akan memberi tantangan baru bagi para penggemar triatlon. Kompetisi ini rencananya akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) 4 Juli 2020 mendatang.

“Banyak gelaran Ironman yang sudah saya ikuti dan tentunya menjadi duta Ironman 70.3 Lombok adalah sebuah kebanggaan tersendiri buat saya pribadi. Apalagi, gelaran ini akan berlangsung di Lombok, tempat yang ideal dan strategis untuk menjadi tuan rumah ajang manusia super untuk 3 cabang olahraga yakni renang, sepeda, dan lari. Saya sudah beberapa kali berlatih di Lombok dan sangat menyukai lintasan yang akan dipakai untuk lomba,” kata Andy Wibowo di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Andy Wibowo lebih dulu berkecimpung sebagai atlet renang dengan spesialisasi gaya kupu-kupu. Pria berusia 39 tahun tersebut peraih medali pada SEA Games 2003 di Hanoi, Vietnam, serta sempat turun pada Olimpiade Athena, Yunani 2004.

Usai mundur dari renang, triatlet (sebutan bagi atlet triatlon) asal Indonesia itu mulai menekuni olahraga triatlon setelah diajak temannya pada 2009 untuk ambil bagian dalam nomor estafet triatlon. Sejak itu, Andy Wibowo beralih menjadi triatlet dan mulai fokus di kategori individu pada 2012.

Ia pun mulai menggeluti triatlon sejak saat itu dan lima kali lolos ke kejuaraan dunia Ironman 70.3. Maka dari itu, Andy Wibowo antusias menyambut turnamen Ironman 70.3 di Lombok. Baginya olahraga triatlon punya potensi untuk berkembang pesat di Indonesa.

“Sekarang banyak pelari dan bahkan pesepeda yang mulai tertantang untuk mencoba olahraga ini. Bahkan, komunitas triatlon mulai bermunculan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Malang, dan Bandung. Saya berharap ini tidak hanya menjadi sebuah tren saja,” ucap dia.

Lomba triatlon Ironman 70.3 Lombok 2020 Indonesia akan menawarkan 60 slot kualifikasi kelompok usia untuk Kejuaraan Dunia Ironman 70.3 tahun 2020 yang berlangsung di Taupo, Selandia Baru pada 28-29 November 2020 mendatang.

Selain kategori individu, Ironman 70.3 Lombok 2020 Indonesia juga menyediakan kategori tim estafet untuk memberi kesempatan pada para pemula menjadi bagian dari lomba Ironman 70.3.

Andy Wibowo menilai semakin banyaknya kompetisi triatlon, ia juga melihat semakin banyak atlet muda yang muncul dan hal itu sangat baik untuk perkembangan triatlon di masa depan.

“Banyak atlet muda yang mulai menekuni olahraga ini dan itu langkah yang sangat bagus karena dalam usia yang muda mereka bisa mendalami tiga cabang olahraga, renang, sepeda, dan lari dengan lebih merata, sehingga mereka punya potensi untuk menjadi triatlet yang lebih solid,” ujarnya.

Ironman 70.3 adalah turnamen triatlon jarak jauh yang memperlombakan nomor balap sepeda, renang, dan lari dengan rute 70,3 mil atau 113 km. Kejuaraan akan diawali dengan renang sejauh 1,9 km (1,2 mil) dalam satu putaran di Laut Bali. Para atlet kemudian akan menempuh satu putaran bersepeda dengan jarak 90,1 km (56 mil) dari Jalan Raya Senggigi menuju Kota Mataram. Lalu atlet melakukan transisi ke lintasan lari 21,1 km (13,1 mil) dalam dua putaran.



Sumber: BeritaSatu.com